LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Industri Logam Belum Optimal, Indonesia Masih Bergantung Impor

Barang yang dihasilkan dari kegiatan hilirisasi mineral baru hanya sebatas produksi logam, belum menghasilkan produk jadi ‎yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan industri. Bahkan untuk memproduksi jarum suntik saja belum mampu, sehingga masih mengandalkan impor.

2019-07-08 12:58:43
tambang mineral
Advertisement

Pelaksana tugas harian Direktur Eksekutif A‎sosiasi Pertambangan Indonesia Djoko Widayanto mengatakan, perusahaan penambang mineral telah melakukan hilirisasi, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara (Minerba).

Hal ini dibuktikan dengan dibangunnya fasilitas pengolahan dan pemurnian mineral (smelter). "Perusahaan telah menjalankan amanat Undang-Undang. Hilirasi sudah tercapai," kata Djoko, saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (8/7).

Namun menurut Djoko, barang yang dihasilkan dari kegiatan hilirisasi mineral baru hanya sebatas produksi logam, belum menghasilkan produk jadi ‎yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan industri. Bahkan untuk memproduksi jarum suntik saja belum mampu, sehingga masih mengandalkan impor.

Advertisement

"Kami di dalam proses logam ini berusaha menyediakan bahan baku yang disediakan di Indonesia. Kita masih tergantung dunia, kita bisa buat feronikel, tapi buat jarum suntik saja belum mampu," tuturnya.

Djoko menyatakan, pemerintah perlu menggalakkan pembangunan industri berbasis logam, sehingga hilirisasi yang dilakukan industri pertambangan bisa berperan optimal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pendapatan negara.

‎"Jadi sampai hari ini pada produk barang setengah jadi, sehingga nilai tambah sudah dicapai emas bauksit tapi nilai jual masih kita impikan lebih baik, kalau industri mobil, HP berada di kita," tandasnya.

Advertisement

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Kementerian ESDM Temukan Emas di Perairan Banten
Siapkan Dana USD 1 Juta, Freeport Kirim Putra Papua Belajar ke Amerika Serikat
ABM Investama Reklamasi 68 Persen Lahan Tambang Batubara di Kalimantan
Banyak Lubang Bekas Tambang Menganga di Kaltim, KPK Nilai Pengawasan Tidak Beres
Bocah SD Tewas di Kolam Bekas Tambang Samarinda, Dinas ESDM Kaltim Salahkan Orangtua
Freeport Akan Operasikan Kereta Tambang Bawah Tanah

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.