Industri fashion Indonesia serap 3,8 juta tenaga kerja
Dengan pertumbuhan kelas menengah yang semakin besar, prospek industri fashion cukup menjanjikan di masa mendatang.
Pemerintah menyatakan sumbangan ekonomi kreatif khususnya dunia fashion cukup signifikan bagi perkembangan perekonomian nasional. Sektor ini menjadi potensi menjanjikan untuk menopang peningkatan ekonomi ke depan.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu menyebutkan, sektor ekonomi kreatif telah memberikan lapangan kerja kepada 11,8 juta orang.
"Di mana dunia fashion sendiri menyumbang 3,8 juta orang penyerapan tenaga kerja," ujarnya saat membuka gelaran Indonesia Fashion Week 2013 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis (14/2).
Dari sisi nominalnya, sektor ekonomi kreatif menyumbang Rp 574 triliun atas dasar harga berlaku (ADHB) terhadap PDB Indonesia. Angka ini meningkat dari 2010 yang hanya Rp 473 triliun.
Sementara sumbangan sektor fashion terhadap PDB ekonomi kreatif, yakni Rp 164 triliun pada 2012. Padahal, dua tahun sebelumnya baru sekitar Rp 128 triliun.
"Sumbangan fashion sekitar 7 persen terhadap PDB," tuturnya.
Di masa mendatang, dengan pertumbuhan kelas menengah yang semakin besar, prospek industri fashion cukup menjanjikan.
"Peningkatan kelas menengah meningkatkan permintaan untuk bersedia membayar lebih untuk brand dan design tertentu," jelasnya.
(mdk/noe)