LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Industri Asuransi Jiwa Indonesia Catatkan Premi Rp 140 triliun di Kuartal III-2018

Naiknya premi ini didorong oleh tumbuhnya premi bisnis baru yang meningkat sebesar 6,4 persen menjadi Rp 89,58 triliun. Ini berkontribusi sebesar 63,6 persen pada total premi industri asuransi jiwa.

2018-12-07 17:16:03
Asuransi
Advertisement

Ketua Bersama Asosiasi Jiwa Indonesia (AAJI), Wiroyo Karsono mencatat pendapatan industri asuransi jiwa di Tanah Air mencapai Rp 149,87 triliun hingga kuartal III-2018. Angka ini mengalami penurunan 15,5 persen dibanding dibanding periode sama tahun lalu yang mencapai Rp 177,42 triliun.

Namun demikian, total premi industri ini tercatat mencapai Rp 140,94 triliun atau naik 1,2 persen dibanding periode sama tahun lalu yang hanya Rp 139,27 triliun.

"Total pendapatan kuartal III-2018 ini memang mengalami penyusutan dibandingkan dengan periode sebelumnya pada tahun 2017, namun terjadi peningkatan pada total pendapatan premi," ungkap Wiroyo di Jakarta, Jumat (7/12).

Advertisement

Naiknya premi ini didorong oleh tumbuhnya premi bisnis baru yang meningkat sebesar 6,4 persen menjadi Rp 89,58 triliun. Ini berkontribusi sebesar 63,6 persen pada total premi industri asuransi jiwa.

"Ini juga lebih besar dibanding kontribusi total premi lanjutan yang nilainya mengalami penurunan 6,8 persen menjadi Rp 51,36 triliun dan berkontribusi 36,4 persen."

Selain itu, produk unit link masih mendorong pertumbuhan total pendapatan premi dengan kontribusi sebesar 68,4 persen dan produk tradisional menyumbang sebesar 41,6 persen.

Advertisement

Premi dari saluran distribusi keagenan turut mengalami pertumbuhan sebesar 6,2 persen dibandingkan periode sama tahun lalu dan memberi kontribusi pada premi sebesar 39,7 persen. Selanjutnya, saluran distribusi alternatif pun turun mengalami peningkatan sebesar 2,5 persen yang berkontribusi sebesar 18,3 persen terhadap total premi di Kuartal III-2018.

Terkait instrumen investasi, reksadana tetap menjadi kontributor tinggi yaitu sebesar 33,3 persen dari total investasi asuransi jiwa Indonesia. Disusul instrumen investasi dari saham dengan kontribusi 32,4 persen dan ini mengalami kenaikan 11,5 persen dibanding periode sama tahun lalu.

"Berdasarkan capaian ini, industri asuransi jiwa terus tumbuh dan memiliki peran signifikan dalma mendukung pembangunan ekonomi nasional," katanya.

Baca juga:
Strategi Perusahaan Asuransi Tingkatkan Pelayanan Bagi Nasabah
Hanwha Life Luncurkan Asuransi Perencanaan Warisan Dengan Premi Rp 200.000/bulan
HUT Ke-37 & Peluncuran Aplikasi Tdrive, Saham Tugu Insurance Positif di Kuartal 4
Tingkatkan Literasi Keuangan, Allianz Edukasi Generasi Milenial di Insurance Day 2018
OJK: Belum Ada Pengajuan Investor Baru Mendanai Asuransi Jiwasraya

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.