LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Indosmelt yakin bisa olah 30.000 ton emas batangan dari Freeport

Indosmelt akan membangun pabrik smelter senilai Rp 1,5 miliar di Maros, Sulawesi Selatan.

2013-08-13 21:00:00
Freeport
Advertisement

PT Indosmelt merupakan salah satu perusahaan lokal yang digandeng PT Freeport Indonesia untuk mengolah bahan mentah dari tambang di Mimika, Papua Barat. Targetnya, perusahaan anyar ini bisa mengolah 20.000 sampai 30.000 ton konsentrat menjadi emas batangan.

Direktur Utama Indosmelt Natsir Mansyur mengaku, kerja sama dengan Freeport mencakup pemurnian konsentrat tambang, menjadi emas batangan dan tembaga katoda.

"Untuk tembaga katoda kita lakukan pemurnian 120.000 ton. Kami juga akan melakukan pemurnian 20.000 sampai 30.000 ton emas," ujarnya selepas jumpa pers di Jakarta, Selasa (13/8).

Advertisement

Natsir menjelaskan pihaknya saat ini sudah menyelesaikan studi kelaikan awal untuk membangun pabrik smelter di Maros, Sulawesi Selatan. Investasi total mencapai Rp 1,5 miliar didapatkan dari investor luar negeri. Targetnya, pada 2017, Indosmelt siap mengolah konsentrat dari Freeport.

"Mudah-mudahan selama tiga tahun kita realisasikan perkembangannya dan dimonitor pemerintah," ungkap Natsir.

Pria yang juga menjadi pengurus pusat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia ini mengklaim pihaknya mengebut pembangunan smelter untuk mendukung aturan pemerintah soal hilirisasi.

Advertisement

Natsir menyatakan, tinggal beberapa hal saja yang belum selesai soal detail pasokan konsentrat dengan pihak Freeport. Freeport Indonesia selama ini baru bisa mengolah 30-40 persen di perusahaan patungan mereka bersama Mitsubishi, yakni PT Smelting, yang berlokasi di Gresik.

Sisa 60 persen produksi biji tembaga dan emas, direncanakan akan diolah dua mitra lain salah satunya yaitu PT Indosmelt. Sementara, mitra lokal lain perusahaan tambang yang berinduk di Amerika Serikat itu adalah PT Indovasi Mineral Indonesia.

(mdk/bmo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.