LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Indonesia Tempati Urutan Ke-5 Negara Dengan Kontribusi Industri Manufaktur Tertinggi

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan kontribusi industri manufaktur Indonesia terhadap perekonomian negara masuk jajaran lima besar dunia. Kontribusi industri terhadap perekonomian Indonesia cukup tinggi mencapai angka 20,5 persen.

2018-12-27 13:50:24
Industri Manufaktur
Advertisement

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan kontribusi industri manufaktur Indonesia terhadap perekonomian negara masuk jajaran lima besar dunia. Kontribusi industri terhadap perekonomian Indonesia cukup tinggi mencapai angka 20,5 persen.

Dengan angka kontribusi yang cukup besar tersebut, Indonesia menduduki peringkat ke-5 negara yang memiliki kontribusi industri terbesar terhadap perekonomian di negaranya.

"Saat ini realitas di negara-negara dunia, kontribusi industri manufaktur terhadap perekonomian rata-rata sekitar 17 persen. Dan kita patut berbangga, karena merujuk data World Bank Tahun 2017, lima negara yang industrinya mampu menyumbang di atas rata-rata, salah satunya adalah Indonesia, sebesar 20,5 persen," kata Menperin Airlangga, di Kantornya, Jakarta, Kamis (27/12).

Advertisement

Sedangkan 4 negara lainnya adalah China 28,8 persen, Korea Selatan 27 persen, Jepang 21 persen, dan Jerman yang hanya beda tipis dengan Indonesia yaitu 20,6 persen.

Menperin Airlangga mengungkapkan pertumbuhan industri non-migas diproyeksikan tumbuh 5,4 persen pada 2019. Ada beberapa sektor yang diprediksi tumbuh tinggi di tahun depan. "Sektor-sektor yang diproyeksikan tumbuh tinggi, di antaranya industri makanan dan minuman (9,86 persen), permesinan (7 persen), tekstil dan pakaian jadi (5,61 persen), serta kulit barang dari kulit dan alas kaki (5,40 persen)," ujarnya.

Menperin menambahkan, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan untuk terus mendorong industri manufaktur di Tanah Air. "Dalam kaitannya untuk mendorong pertumbuhan industri, terdapat 3 pilar utama yang harus menjadi perhatian, yaitu modal atau investasi, teknologi dan sumber daya manusia," tutupnya.

Advertisement

Baca juga:
Ini 5 Sektor Industri Ekspor Andalan Perbaiki Neraca Perdagangan
Industri Manufaktur Masih Jadi Penyumbang Pertumbuhan Ekonomi Terbesar di 2018
Teknologi Mutakhir Warnai Kemeriahan Pameran Manufaktur Terbesar di Indonesia
Ini Analisa McKinsey Soal Peran Penting Industri 4.0 Untuk Ekonomi Nasional
Pemerintah Diminta Perbarui Industri Manufaktur Hadapi Digitalisasi
TMMIN Ajak Pemasok Toyota 'Naik Kelas' ke Level Industri 4.0
Menperin Airlangga Buka-bukaan Untung Aturan Penguasaan 100 Persen Asing di Industri

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.