LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Indonesia tak masalah bangun jalan pakai utang

Ketua Umum Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI) Hediyanto W Husaini mengatakan tidak masalah jika Indonesia membangun jalan dengan menggunakan utang. Sebab, persoalan pembiayaan infrastruktur yang selama ini sering jadi pembicaraan memang merupakan suatu hal yang patut dilakukan.

2018-04-10 15:20:57
Pembangunan infrastruktur
Advertisement

Ketua Umum Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI) Hediyanto W Husaini mengatakan tidak masalah jika Indonesia membangun jalan dengan menggunakan utang. Sebab, persoalan pembiayaan infrastruktur yang selama ini sering jadi pembicaraan memang merupakan suatu hal yang patut dilakukan.

"Kita membangun jalan tidak hanya dibiayai oleh uang yang ada di kita, tapi juga dengan potensi kita ke depan. Sehingga ada masa konsesi panjang, sebagai salah satu potensi kita membayar ke depan," ucapnya di Kantor HPJI, Jakarta, Selasa (10/4).

Dia menambahkan, pembangunan jalan ini tidak hanya sekedar proyek infrastruktur semata, namun juga memiliki manfaat untuk pertumbuhan ekonomi negara. Sehingga, pihaknya akan menggelar Konferensi Regional Teknik Jalan ke-14 (KRTJ 14) di Jakarta pada 16-19 April 2018 mendatang.

Advertisement

Acara yang mengambil tema 'Jalan, Mobilitas, Keberlanjutan' itu dibuat untuk menengahi masalah terkait keterpaduan sistem transportasi, kelancaran mobilitas, dan sistem logistik nasional yang jadi pendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

"Salah satunya dengan mengadakan seminar dan konferensi seperti ini, demi memberikan masukan kepada Pemerintah Indonesia (terkait proyek pembangunan jalan)," imbuhnya.

Dia menyebutkan, Indonesia kini memiliki jalan nasional sepanjang sekitar 46 ribu km. Total, lanjutnya, jalan yang ada di Tanah Air itu panjangnya lebih dari 400 ribu km. Adapun soal pemilihan lokasi KRTJ 14 yang bertempat di Jakarta, salah satu faktornya adalah karena permasalahan jalan di Ibu Kota yang sangat kompleks.

Advertisement

"Berbagai pembangunan jalan di Jakarta seperti tol, LRT, MRT, membuat kita merasa harus memerhatikan pembangunan jalan yang ada di sana," tukas Hediyanto.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Tol Solo-Ngawi ditarget siap layani arus mudik Lebaran
Kembangkan hunian berbasis transportasi, Indonesia belajar dari Australia
Ini penampakan underpass Matraman bercabang dua
Sri Mulyani beberkan 4 hal pendorong ekonomi Indonesia
Pembangunan jalur ganda KA Bogor-Sukabumi tahap I ditarget selesai akhir 2018

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.