Indonesia lemah manfaatkan potensi besar kekayaan lautan
Sebagian besar potensi tersebut terkandung di kawasan timur Indonesia.
Potensi kelautan dan perikanan Indonesia masih banyak yang belum tergarap. Sebagian besar potensi tersebut terkandung di kawasan timur Indonesia.
"Luas wilayah Indonesia bagian timur sebesar 61 persen dari luas wilayah Indonesia, memiliki 70 persen dari total potensi perikanan laut nasional," ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Kelautan, Pesisir, dan Pulau-Pulau Kecil (KP3K) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Sudirman Saad di Menara Kadin, Jakarta, Jumat (28/3).
Saad mengatakan potensi yang ada di kawasan tersebut cukup besar. Potensi tersebut antara lain melimpahnya sumber daya ikan, terumbu karang, hutan mangrove, serta padang lamun.
"Tetapi, besarnya potensi kelautan Indonesia bagian timur belum sepenuhnya memberikan kesejahteraan bagi masyarakat," ungkap Saad.
Selanjutnya, Saad mengungkapkan, terdapat banyak kendala yang masih dihadapi dalam pengembangan kawasan timur Indonesia. Kendala tersebut antara lain masih tingginya kesenjangan pengembangan kawasan timur dengan kawasan barat Indonesia.
"Selain itu, terbatasnya infrastruktur dan fasilitas yang tersedia dan terkonsentrasi pada wilayah-wilayah tertentu dan belum berwujud jaringan," terang Saad.
Atas hal itu, Saad menerangkan, diperlukan upaya bersama untuk mengatasi beragam persoalan yang menghambat pengembangan kawasan kelautan dan perikanan di timur Indonesia. Dengan begitu, menurut dia, masyarakat dapat menikmati potensi kelautan dan perikanan tersebut.
Baca juga:
INSA: Indonesia sudah lepas dari ketergantungan kapal asing
Indonesia Maritim Holding jadi jawaban tingginya biaya logistik
Pulau Tikus diprediksi lenyap 15 tahun lagi
Lebih murah lewat laut, proyek JSS tak diperlukan
Ini penyebab tidak majunya sektor kelautan Indonesia