Indonesia gandeng Azerbaijan kembangkan mall pelayanan publik
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) menandatangani nota kesepahaman dengan Azerbaijan. Adapun kerja sama Indonesia-Azerbaijan ini dilakukan dalam bidang pelayan publik.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) menandatangani nota kesepahaman dengan Azerbaijan. Adapun kerja sama Indonesia-Azerbaijan ini dilakukan dalam bidang pelayan publik.
"Kita mau belajar dari Azerbaijan dalam pelayanan publik, di mana di sana semua kementeriannya sudah jalankan pelayanan satu atap, one-stop-shop. Supaya pelayanan kita menjadi lebih mudah, efisien, dan dapat meningkatkan kepuasan masyarakat," ujar Menteri PAN-RB, Asman Abnur di Kementerian PAN-RB, Jakarta Pusat, Senin (24/7).
Lebih jauh, Asman mengatakan nantinya sistem pelayanan publik terintegrasi yang akan dijalankan di Indonesia akan dinamai dengan Mall Pelayanan publik, di mana semua pelayan akan terjadi di bawah satu atap.
"Misalnya, mau urus surat nikah, jadi tidak perlu lokasi ke kantor KUA, semuanya sudah ada di satu gedung. Ngurus STNK, SKCK. Sehingga orang tidak perlu pindah-pindah gedung lagi," jelasnya.
Sementara itu, perwakilan Azerbaijan dan Chairman of the State Agency of Public Service and Social Inovation Under the President of the Republic of Azerbaijan, Inam Karimov mengharapkan kerja sama ini dapat mempererat kerja sama Indonesia-Azerbaijan.
"Kita buat pilar baru dalam hubungan kerja sama kita. Kita siap bekerja sama, berbagi praktik kita itu sehingga pelayanan publik baik di Indonesia maupun Azerbaijan jadi lebih kuat dan lebih efisien lagi," tandas Inam.
Baca juga:
Rupiah dibuka melemah ke level Rp 13.318 per USD
Harga emas naik Rp 4.000 ke posisi Rp 594.000 per gram
Angkasa Pura II akan jadi pengelola Bandara Kertajati
Apindo dukung Jokowi seriusi proyek mobil listrik nasional
Pemerintah sebut redenominasi butuh waktu realisasi 7 tahun
Indonesia ajukan barter 5 produk ini, dijamin bikin Anda tercengang
Presiden Jokowi target tol Rp 15 T Pekanbaru-Dumai selesai 2019