LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Indonesia butuh lebih dari 1.000 pesawat di 2030

Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait mengatakan kebutuhan akan moda transportasi pesawat setiap tahun akan terus bertambah, seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terus tumbuh dan jumlah pariwisata yang terus bertambah.

2018-04-10 17:32:51
Lion Air
Advertisement

Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait mengatakan kebutuhan akan moda transportasi pesawat setiap tahun akan terus bertambah, seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terus tumbuh dan jumlah pariwisata yang terus bertambah.

"Bayangkan, jumlah penumpang di 2030 itu diprediksi mencapai lebih dari 335 juta orang dan itu butuh pesawat lebih dari 1.000 pesawat, jadi kita ke depan masih butuh banyak," terangnya di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (10/4).

Jumlah penumpang yang mencapai 335 juta orang tersebut hanya untuk penerbangan domestik. Belum lagi nantinya jika Indonesia masuk ke pasar regional, baik ASEAN atau Asia Pasifik. Edward meyakini, industri maskapai ke depan masih cukup cerah.

Advertisement

Untuk itu, Lion Air Group telah mengoperasikan pesawat sebanyak 408 unit. Selain itu, perusahaan telah menandatangani kontrak pembelian pesawat dengan Boeing untuk tipe 737 Max 10 sebanyak 50 unit, sebagai bagian dari rencana jangka panjang Lion Air Group untuk menjadi salah satu maskapai terbesar di dunia.

Edward menambahkan, dengan adanya pemesanan 50 unit Boeing 737 Max 10 ini, maka total pemesanan pesawat Lion Air Group mencapai 1.273 pesawat. Ditargetkan pesawat Boeing 737 Max 10 akan datang paling cepat pada 2020.

Dengan kelebihan memiliki teknologi bahan bakar yang lebih irit dan jumlah penumpang lebih banyak, Boeing 737 Max 10 ini akan digunakan untuk pengembangan rute jarak jauh. "Kita ke depan akan gunakan untuk rute-rute penerbangan jarak jauh seperti ke China dari Lombok atau Bali atau kota lainnya dan juga ke Jeddah. Karena pesawat ini bisa terbang 7 jam non stop," imbuhnya.

Advertisement

Reporter: Ilyas Istianur Praditya

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Lion Air Group borong 50 pesawat Boeing 737 Max 10, total harga Rp 85,74 triliun
23 April, Garuda Indonesia terbang langsung Denpasar-Mumbai
Resmi kerja sama, karyawan KKP dapat potongan harga 12 persen naik Garuda Indonesia
2 Jet tempur kawal Pesawat Scoot setelah adanya ancaman bom
Jelang pertemuan IMF, Garuda siapkan opsi penerbangan tambahan

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.