Indonesia baru bisa ungguli Vietnam di ekspor kayu dan karet
Duta Besar Republik Indonesia untuk Vietnam, Ibnu Hadi mengatakan, Indonesia baru bisa mengungguli Vietnam untuk ekspor kayu dan karet. Sedangkan untuk ekspor produk kelautan dan hasil bumi, Indonesia masih kalah dari Vietnam.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Vietnam, Ibnu Hadi mengatakan, ekspor komoditas Indonesia masih kalah dengan Vietnam. Sementara, Indonesia baru bisa mengungguli Vietnam untuk ekspor kayu dan karet.
Dia menjelaskan, jumlah produk kayu yang bisa diekspor Indonesia mencapai angka USD 10,9 milliar, sementara Vietnam hanya berada di angka USD 7,6 milliar. Sedangkan untuk komoditas produk karet Indonesia mencapai USD 2,5 milliar, dan Vietnam hanya USD 2,2 milliar.
"Tahun 2017 nilai ekspor komoditas unggulan Vietnam juga berada jauh lebih tinggi dibandingkan Indonesia," kata Ibnu saat berdialog dengan wartawan di Retoran Cikang, Jakarta Pusat, Kamis, (15/2).
Meski Indonesia memiliki kekayaan laut yang melimpah, namun nilai ekspor komoditas ikan Vietnam mencapai USD 4,5 milliar, sementara Indonesia baru mencapai USD 3,6 milliar. Sedangkan nilai ekspor Vietnam untuk komoditas udang mencapai USD 3,8 milliar, Indonesia baru di angka USD 1,8 milliar.
Tidak hanya itu, bahkan komoditas lainnya, seperti kacang mete, lada, dan beras juga kalah tertinggal. "Secara umum kalau dari perdagangan komoditasnya itu memang total ekspor dia lebih tinggi dari Indonesia," ucapnya.
Baca juga:
Dubes minta Indonesia contek cara Vietnam genjot ekspor
Pekerjaan rumah pemerintah untuk genjot ekspor versi bos BPS
Neraca perdagangan Januari 2018 defisit USD 0,68 miliar
Impor Januari 2018 capai USD 15,13 miliar, terbesar disumbang dari China
BPS catat ekspor Januari 2018 USD 14,46 miliar, turun 2,81 persen dibanding Desember