LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Indeks Pembangunan Manusia Indonesia Duduki Peringkat 107 dari 189 Negara

Hanung mengatakan, dengan situasi tersebut Indonesia tengah menghadapi tantangan besar terkait kualitas dan keterampilan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki. Sehingga, perlu untuk segera meningkatkan kualifikasi dan keterampilan SDM secara berkelanjutan.

2021-10-13 16:15:00
Kementerian Koperasi dan UKM
Advertisement

Deputi Bidang Usaha Kecil & Menengah Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM), Hanung Harimba menyatakan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia menduduki peringkat 107 dengan skor 71,94 dari dari 189 negara.

"Meskipun beberapa tahun ini Indeks Pembangunan Manusia atau IPM terus mengalami kemajuan yang signifikan. Namun, kita masih menduduki urutan ke 107 dari 189 negara dengan skor 71,94," ungkapnya dalam webinar Bank Mandiri bertajuk Transformasi Digital UMKM Merah Putih, Rabu (13/11).

Hanung mengatakan, dengan situasi tersebut Indonesia tengah menghadapi tantangan besar terkait kualitas dan keterampilan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki. Sehingga, perlu untuk segera meningkatkan kualifikasi dan keterampilan SDM secara berkelanjutan.

Advertisement

Adapun, lanjut Hanung, upaya yang tengah dilakukan oleh Kementerian Koperasi dan UKM untuk memperbaiki peringkat IPM Indonesia yakni menyiapkan pekerjaan kelas menengah. Antara lain membangun angkatan kerja yang produktif dan terampil.

"Sehingga, akan menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi," katanya.

Advertisement

Disebabkan Pandemi Covid-19

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya perlambatan pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2020 dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan, kondisi ini disebabkan pandemi Covid-19 yang melanda tanah air.

IPM Indonesia tahun 2020 tercatat sebesar 71,94, atau tumbuh 0,03 persen (meningkat 0,02 poin) dibandingkan capaian tahun sebelumnya.

"Kenaikan yang sangat tipis ini memang tidak bisa karena kenaikan pada tahun-tahun sebelumnya, setiap tahun IPM biasanya meningkat sekitar 0,5 sampai 0,6 (persen). Tetapi pada tahun 2020 hal itu tidak terjadi, IPM nya hampir flat. Salah satu penyebabnya karena ada Covid-19," ujar Kecuk, sapaan akrabnya dalam video konferensi, Selasa (15/12).

Perlambatan pertumbuhan IPM tahun 2020 sangat dipengaruhi oleh turunnya rata-rata pengeluaran per kapita yang disesuaikan. Indikator ini turun dari Rp11,30 juta pada tahun 2019 menjadi Rp11,01 juta pada tahun 2020.

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.