Inaplas: Bukan Kantong Plastik yang Salah, Tapi Manajemen Sampah Tak Diperhatikan
Wakil Ketua Inaplas, Suhat Miyarso mengatakan, kantong plastik selalu dijadikan kambing hitam perusakan lingkungan. Padahal yang salah dalam permasalahan tersebut bukan kantong plastiknya, tetapi pola masyarakat dalam menggunakan plastik yang kurang bijak.
The Indonesian Olefin & Plastic Industry Association (Inaplas) menentang kebijakan pelarangan penggunaan kantong plastik yang telah diterapkan beberapa pemerintah daerah (Pemda).
Wakil Ketua Inaplas, Suhat Miyarso mengatakan, kantong plastik selalu dijadikan kambing hitam perusakan lingkungan. Padahal yang salah dalam permasalahan tersebut bukan kantong plastiknya, tetapi pola masyarakat dalam menggunakan plastik yang kurang bijak.
"Diketahui plastik dimusuhi di mana-mana, tidak ramah lingkungan. Jika dilihat akar permasalahannya bukan material plastiknya, tapi manajemen sampah yang kurang diperhatikan dan dilakukan dengan baik," kata Suhat, di Kantor Inaplas, Jakarta, Selasa (11/12).
Hal tersebut melatarbelakangi Asosiasi Industri Olefin, Aromatik dan Plastik Indonesia melakukan penolakan kebijakan beberapa Pemda yang menerapkan pelarangan penggunaan kantong plastik. Adapun Pemda yang menerapkan kebijakan tersebut adalah, Banjarmasin, Denpasar, Bandung dan Bogor.
"Karena itu kami menolak pelarangan, kebijakan tersebut perlu ditinjau dengan baik," tuturnya
Menurut Suhat, Pemda tersebut perlu melakukan kajian ulang, sebab hasil pelarangan jauh lebih kecil ketimbang dampak yang disebabkan kebijakan tersebut.
"Inaplas melakukan penolakan bukan asal bunyi tapi berdasarkan fakta falid dan data. Pelarangan sampah plastik tidak akan efektif sampai tujuannya. Inaplas prihatin atas perilaku masyarakat dalam penggunaan plastik sehingga mencemari lingkungan," tandasnya.
Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Penegakan Hukum Lemah Penyebab Indonesia 'Tertumpuk' Sampah
ITB Catat 2,13 Juta Sampah Plastik Tiap Tahun Cemari Indonesia
Bayar Pakai Sampah, Warga di Bangka Belitung Bisa Naik Bus Gratis
Ciptakan Rekor Dunia, Siswa di Nepal Membuat Replika Laut Mati dari Plastik
Produksi Sampah Plastik di Tangsel Mencapai 105,5 Ton Per Hari