Inalum Ungkap Alasan Dividen Freeport 2 Tahun Belum Akan Masuk Kas Negara
Direktur Utama PT Inalum (Persero), Budi Gunadi Sadikin, mengatakan dalam dua tahun ke depan pemerintah tidak akan menerima dividen PT Freeport Indonesia. Hal ini lantaran anggarannya akan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur tambang bawah tanah. Salah satu infrastruktur yang akan dibangun yaitu jalan.
Direktur Utama PT Inalum (Persero), Budi Gunadi Sadikin, mengatakan dalam dua tahun ke depan pemerintah tidak akan menerima dividen PT Freeport Indonesia. Hal ini lantaran anggarannya akan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur tambang bawah tanah.
"Dua tahun ke depan ini merupakan masa transisi dari tambang terbuka ke tambang bawah tanah. Memang, tidak ada dividen yang diterima oleh negara karena uangnya digunakan untuk investasi tambang bawah tanah," katanya seperti dikutip dari Antara di sela mendampingi Menteri ESDM Ignasius Jonan meninjau lokasi tambang Freeport Indonesia di Tembagapura, Papua, kemarin.
Budi menjelaskan salah satu infrastruktur yang akan dibangun yaitu jalan tambang bawah tanah sepanjang 1.000 kilometer (Km) guna mempermudah mobilisasi bijih tembaga, emas, dan perak ke lokasi pabrik pengolahan di Mile 74.
"Jalan tambang bawah tanah Freeport yang sudah ada sekarang sekitar 300 kilometer. Nanti akan diperpanjang sampai 700 kilometer hingga 1.000 kilometer, makanya membutuhkan uang banyak," jelasnya.
Baca juga:
Freeport dan Inalum Diminta Tanggulangi Pemasangan Listrik 8.000 Rumah Warga
Jokowi Ngaku Pernah Diancam Saat Mau Ambil Alih Saham Freeport
Freeport Dukung Pemerintah Rehabilitasi Kawasan Pegunungan Cycloop
Mengupas Pernyataan Prabowo Sebut Freeport Masih Dapat Keuntungan 81 Persen
ESDM Resmi Terbitkan Rekomendasi Izin Ekspor Freeport dan Amman, Berlaku Hingga 2020
ESDM: Izin Ekspor Freeport Keluar Akhir Pekan Ini
Longsor di Freeport, Kapolres Mimika Pastikan Tak Ada Korban Jiwa