INACA usul Kemenhub buka kelas penerbangan ekonomi premium
Ketua INACA, Ari Askhara, mengatakan pembukaan kelas baru ini diharapkan bisa menjadi pasar dan pendapatan baru bagi maskapai di tengah pelemahan Rupiah terhadap Dolar AS. Dari segi pelayanan, tentu kelas ekonomi premium ini lebih mewah dibandingkan kelas ekonomi biasa. Hanya saja tetap masih di bawah fasilitas bisnis.
Indonesia National Air Carrier Assosiation (INACA) mengusulkan kepada Kementerian Perhubungan untuk membuka kelas baru dalam maskapai penerbangan. Kelas baru ini adalah kelas ekonomi premium.
Ketua INACA, Ari Askhara, mengatakan pembukaan kelas baru ini diharapkan bisa menjadi pasar dan pendapatan baru bagi maskapai di tengah pelemahan Rupiah terhadap Dolar AS.
"Kita akan usulkan kepada Kementerian Perhubungan untuk membuka kelas baru, ekonomi premium. Selama ini kelas ini sudah banyak di maskapai internasional seperti Singapur Airlines, Chatay Pasific. Jadi kita agak ketinggalan," kata Ari di Hotel Borobudur, Kamis (25/10).
Dari segi pelayanan, tentu kelas ekonomi premium ini lebih mewah dibandingkan kelas ekonomi biasa. Hanya saja tetap masih di bawah fasilitas kelas bisnis.
Ari mengatakan maskapai yang siap mengimplementasikan kelas baru ini untuk sementara hanya Garuda Indonesia. Kelas ini diklaim akan cocok diimplementasikan di pesawat wide body yang dimiliki Garuda Indonesia.
Ekonomi premium sendiri di dunia internasional digunakan untuk penerbangan menengah yang sekitar 5-6 jam dan juga penerbangan panjang sekitar 10-12 jam.
"Harganya, kalau biasanya kelas bisnis itu 2-3 kali lipat harga kelas ekonomi, nanti kelas ekonomi premium ini harganya sekitar 1,5 kali lipat dari kelas ekonomi. Kursinya juga lebih nyaman," tambah Ari.
Untuk menindaklanjutinya, INACA akan segera menyurati Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub.
Baca juga:
Pertama kalinya, direksi Garuda jadi pilot dan dirut layani makanan ke penumpang
13 Oktober, Bandara Kertajati resmi layani penerbangan umrah
Garuda Indonesia operasikan Boeing 737-800NG layani penerbangan Makassar-Palu
Ragam keuntungan nasabah Bank Mandiri selama Garuda Indonesia Travel Fair fase II
Garuda Indonesia Travel Fair 2018 fase II target raup nilai transaksi Rp 218 miliar
Menhub Budi: Tak ada penerbangan gratis di bandara Palu
Menhub Budi sebut penerbangan komersil ke Palu menjadi 3 maskapai