LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Importir terlanjur cinta kedelai Amerika

Kondisi itu bikin pengusaha malas mencari alternatif impor bahan baku tahu-tempe dari negara lain.

2013-09-05 17:16:45
Impor kedelai
Advertisement

Kalangan importir menilai impor kedelai dari Amerika Serikat merupakan bisnis sangat menguntungkan. Itu karena jenis kedelai yang di produksi AS selalu diminati para perajin tahu dan tempe.

Direktur PT FKS Multi Agro Kusnarto mengatakan alasan laris itu, bikin dia tidak melirik produksi kedelai dari negara lain.

"Kualitas impor dari Amerika untuk Indonesia bagus, untuk impor dari negara lain tidak begitu (setara)," ujarnya di kantor Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Jakarta, Kamis (5/9).

Advertisement

Kusnarto mengklaim selama ini mencari alternatif impor lain. Namun pria berkumis itu belum bisa menemukan kedelai yang dapat menandingi kualitas Amerika.

Dari penuturan Kusnarto, perusahaannya mendapat jatah impor kedelai sebanyak 450.000 ton untuk 2013. "Hingga saat ini di gudang ada 80.000 ton," ucapnya.

Dia membantah bila pihaknya bisa bermain-main dengan pasokan kedelai seperti dituduhkan sebagian pihak. Sebab, perusahaannya justru sedang rugi akibat pelemahan Rupiah atas Dolar Amerika.

Advertisement

Utang perusahaan Kusnarto membengkak, lantaran beban untuk pembelian kedelai dari Amerika bertambah USD 650 dolar per ton. Belum ditambah biaya-biaya lainnya, termasuk pajak.

"Itu juga masih harus ditambah, ada bea masuk, pajak, dan segala macam, cost pelabuhan ke kontainer bisa USD 50 per ton di luar bea masuk, itu biasa. Bea masuk sendiri sudah 5 persen," bebernya.

Kusnarto mengaku bisa saja mengurangi volume impor untuk menekan ongkos. Namun, karena persediaan kedelai lokal tidak mencukupi, dia memutuskan tetap mendatangkan bahan baku tempe dari Amerika itu seperti biasa.

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.