LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Imbas Pandemi, Investasi Sektor ESDM Turun Jadi USD 24,4 Miliar di 2020

Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam (ESDM) melaporkan, realisasi investasi sektor ESDM mencapai USD 24,4 miliar pada tahun 2020. Angka ini menurun dari realisasi investasi di 2019 yang mencapai USD 33 miliar.

2021-01-07 15:40:26
Kementerian ESDM
Advertisement

Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam (ESDM) melaporkan, realisasi investasi sektor ESDM mencapai USD 24,4 miliar pada tahun 2020. Angka ini menurun dari realisasi investasi di 2019 yang mencapai USD 33 miliar.

"Memang ada penurunan dibanding 2019, realisasinya mencapai USD 33 miliar. Di 2020 dengan kondisi yang ada, memang USD 24,4 miliar karena adanya kendala pandemi," kata Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam konferensi pers virtual, Kamis (7/1).

Dia mengatakan, realisasi investasi ini masih didominasi dari subsektor minyak dan gas, terutama di sektor produksi di hulu dan investasi kilang di hilir. Subsektor EBTKE, ketenagalistrikan dan mineral dan batu bara (minerba) juga menyumbang nilai investasi ini.

Advertisement

Ditargetkan, investasi di sektor ESDM bisa mencapai USD 36,4 miliar pada 2021. Optimisme pencapaian target ini didorong oleh pengendalian pandemi Covid-19 yang mulai membaik di 2021 serta program vaksinasi yang akan dimulai pada pertengahan Januari 2021.

"Vaksin juga sudah mulai berdatangan meskipun jumlahnya masih harus dipenuhi. Nah, ini juga berkaitan dengan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan," imbuhnya.

Tidak hanya di dalam negeri, kondisi perdagangan di luar negeri juga tentunya akan mempengaruhi nilai investasi yang akan dicapai. Secara rinci, Arifin menargetkan subsektor minyak dan gas akan meraih investasi senilai USD 17,6 miliar, dilanjutkan dengan investasi di subsektor ketenagalistrikan yang ditargetkan mencapai USD 9,9 miliar.

Advertisement

"Lalu di sektor EBTKE USD 2,9 miliar, minerba USD 6 miliar. Kita harap nanti bisa capai melewati 2019 kemarin," ujarnya.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Tanri Abeng: BUMN Berpotensi Tarik Investasi Asing ke Indonesia
Jokowi Sebut Indonesia Investment Authority Jadi Terobosan Pembiayaan Nasional
Presiden Jokowi Ingatkan Kementerian dan Pemda Tidak Hambat Investasi
Meneropong Harga Emas Hingga Pergerakan Saham di 2021
4 Manfaat Investasi di Usia Muda, Bantu Kelola Keuangan dengan Baik
Jokowi: Ekonomi Sudah Mulai Bangkit, Ditandai Banyaknya Investasi di Awal 2021

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.