Ibu Negara Iriana Jokowi buka pameran Karya Kreatif Indonesia
Setelah membuka pameran secara resmi, Iriana menyempatkan diri mengunjungi satu per satu stand pameran dan menyapa para peserta pameran secara langsung.
Bank Indonesia (BI) menggelar pameran "Karya Kreatif Indonesia (KKI)" di Ruang Cendrawasih, Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (18/8). Pameran ini sengaja dilakukan untuk memperkenalkan ragam kerajinan UMKM binaan Bank Indonesia.
Pameran ini dibuka oleh Ibu Negara Iriana Jokowi dan Mufidah Jusuf Kalla. Setelah membuka pameran secara resmi, Iriana menyempatkan diri mengunjungi satu per satu stand pameran dan menyapa para peserta pameran secara langsung.
Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo mengatakan tujuan utama kegiatan ini adalah memperkenalkan sekaligus melestarikan warisan budaya Indonesia agar bertahan dan juga dapat dikenal luas oleh dunia Internasional.
"Pendekatan ekonomi lokal yang dimaksudkan untuk menumbuhkembangkan atau memunculkan pusat ekonomi baru di daerah," ungkap dalam di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat.
Selain itu, usaha UMKM kreatif di bidang fashion menurut Agus dapat menjadi salah satu sektor yang mendorong peningkatan penyerapan tenaga kerja, terutama tenaga kerja wanita.
"Industri kreatif memberikan kesempatan pada wanita. Sebanyak 53,68% dari total tenaga kerja di sektor ekonomi kreatif adalah tenaga kerja wanita. Dari jumlah tersebut, 22,6% bergerak di subsektor fashion," imbuhnya.
Pantauan merdeka.com, beraneka karya dengan bahan dasar batik dan tenunan dari berbagai daerah di Indonesia, seperti tas, pakaian, dan aksesoris ditampilkan di ruang pameran. Tak hanya itu, dalam pameran ini juga diperkenalkan pula macam-macam kuliner khas daerah-daerah.
Pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2017 berlangsung mulai Jumat-Minggu, 18-20 Agustus 2017 di Ruang Cendrawasih, Jakarta Convention Center, Jakarta. Pameran tersebut menghadirkan koleksi lengkap tenun, ikat dan kain batik serta kerajinan tradisional dari seluruh pengrajin binaan Bank Indonesia yang tersebar di seluruh Nusantara.
Produk-produk yang dipamerkan dalam pameran ini merupakan produk yang berkualitas baik dan memiliki nilai otentik/orisinil, memiliki nilai budaya, mengangkat citra daerah dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Selain menyajikan koleksi kain dan kerajinan tradisional nusantara UMKM Binaan Bank Indonesia, melalui
pameran ini masyarakat yang hadir dapat mempelajari tentang seluk beluk UMKM serta kain tradisional melalui berbagai kegiatan workshop dan talkshow.
Penyelenggaran pameran tersebut merupakan salah satu wujud nyata Bank Indonesia dalam rangka mendukung pengembangan UMKM kreatif sekaligus memperkenalkan produk kerajinan yang dapat mengangkat citra budaya daerah, mendukung penyerapan tenaga kerja serta mendorong pariwisata.
Adapun salah satu pengisi fashion show dalam acara ini adalah perancang busana Biyan Wanaatmadja yang mengangkat tema “Sumba Memanggil”. Biyan menggunakan kain produksi UMKM dari Sumba NTT, yaitu tenun Pahikung dan dan Tenun Hinggi. Hal ini menunjukkan bahwa kain produksi UMKM di daerah yang dibina dengan baik dapat digunakan oleh perancang busana kelas atas.
Program pengembangan UMKM yang dilakukan ini merupakan kolaborasi antar-instansi terkait dengan Bank Indonesia, bertujuan untuk penyerapan tenaga kerja, penciptaan sumber aktivitas ekonomi baru, serta mendukung pariwisata dan pelestarian budaya bangsa.