Ibu Kota Baru Nusantara Bakal Punya Tol Bawah Laut Terdalam di Dunia
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono menjelaskan, tol bawah laut IKN tersebut akan menyambungkan salah satu jalan tol di sekitar ibu kota baru, yakni ruas Tol Balikpapan Samarinda Km 11-Junction Pulau Balang.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun tol bawah laut terdalam di dunia di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Konstruksinya dilakukan dengan teknologi immersed tunnel, atau terowongan tabung benam di jalur menuju kawasan IKN.
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono menjelaskan, tol bawah laut IKN tersebut akan menyambungkan salah satu jalan tol di sekitar ibu kota baru, yakni ruas Tol Balikpapan Samarinda Km 11-Junction Pulau Balang.
"Kita kan sekarang mau bikin tol dari Km 11 Balikpapan-Samarinda ke Jembatan Pulau Balang," ujar Menteri Basuki dikutip Jumat (10/3).
Selain itu, pembangunan tol bawah laut di IKN bertujuan untuk menjaga kelestarian hewan endemis setempat. Yakni, monyet Bekantan yang habitatnya berada di sekitar Teluk Balikpapan, khususnya Pulau Balang.
"Dari Pulau Balang ke IKN kan ada kawasan bekantan yang perlu dilindungi. Jadi kita bikin yang di bawah laut. Mudah-mudahan enggak mengganggu lingkungan," ungkapnya.
Kerja Sama dengan Korea Selatan
Inisiasi pembangunan proyek jalan tol bawah laut ini merupakan hasil kerja sama teknologi dengan Korea Selatan. Menteri Basuki mengatakan, jalan tol bawah laut ini akan berbeda dengan konstruksi terowongan tol lainnya.
"Kalau terowongan kan membuat lubang. Ini bukan membuat lubang, tapi tunnel kayak dibuat di darat, lalu dicemplungkan ke laut, dan terdalam di dunia," ucapnya.
Jalan tol bawah laut menuju IKN ini nantinya akan terbentang sepanjang 1,5 Km di Teluk Balikpapan. Menteri Basuki menyatakan proses tender untuk memulai proyek tersebut dilakukan pada tahun ini.
"Ada FS (Feasibility Study, studi kelayakan) nya juga, lagi didesain. Mungkin 2023 di-tender," pungkasnya.
(mdk/idr)