Hujan deras, pembangunan Tol Soroja molor hingga Mei 2017
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa memperkirakan penyelesaian proyek Tol Soreang-Pasirkoja (Soroja) yang semula rampung pada April 2017 ini akan molor, akibat terkendala cuaca.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa memperkirakan penyelesaian proyek Tol Soreang-Pasirkoja (Soroja) yang semula rampung pada April 2017 ini akan molor, akibat terkendala cuaca.
Dia mencatat, pengerjaan tol yang menghubungkan kota dan kabupaten Bandung itu baru mencapai 70 persen. Jika hujan tiba, pihak kontraktor mengaku tidak bisa melakukan pengerjaan timbunan.
"Kendalanya cuaca. Hujan terus. Penimbunan tidak bisa dilakukan. Padahal pekerjaan timbunan cukup besar juga," kata Iwa di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (6/3).
Menurutnya, jika pengerjaan timbunan terus dilakukan, maka akan berdampak pada teknis konstruksi. Artinya, bisa berbahaya pada umur teknis jalan tol yang bisa tidak sesuai.
Meski timbunan tidak bisa dikerjakan namun beberapa bagian lain tetap bisa dilakukan, seperti halnya gerbang tol dan jembatan yang sebelumnya menjadi kendala.
Untuk itu, dia memperkirakan pembangunan Tol Soroja ini akan rampung pada Mei 2017. Iwa berharap, tol sepanjang 10,57 kilometer tersebut sudah bisa digunakan sebelum Lebaran.
"Meleset-meleset mungkin Mei, kalau hujan terus. Kalau struktur sih sudah selesei. Timbunan tidak bisa dipaksakan. Pengennya bisa buat lebaran," imbuhnya.
Baca juga:
Jokowi minta fasilitas penyeberangan Merak-Bakauheni diperbaiki
Dukung BBM satu harga, ESDM bangun infrastruktur energi di Papua
Pertamina targetkan 3 proyek pipa gas sepanjang 513 Km tuntas 2017
Sempat tak diizinkan Jonan, bandara khusus Morowali siap dibangun
Arab Saudi danai proyek infrastruktur RI senilai Rp 13,3 triliun
Potret anak-anak di desa Filipina jalan kaki 6 km ke sekolah
Soal Jakarta Creative Hub, Ahok sindir Sandi 'OK OCE nyata ya itu'