HIPMI Minta Pengusaha Muda Jadi Bos BUMN, Ini Jawaban Jokowi
Ketua Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Mardani H Maming meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan kesempatan kepada pengusaha muda untuk dilibatkan dalam proyek pembangunan. Khususnya yang bekerja sama dengan Kementerian BUMN.
Ketua Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Mardani H Maming meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan kesempatan kepada pengusaha muda untuk dilibatkan dalam proyek pembangunan. Khususnya yang bekerja sama dengan Kementerian BUMN.
Dia ingin proyek pemerintah tidak hanya dikerjakan anak-cucu perusahaan BUMN, melainkan dikerjakan pengusaha muda. Selain itu, dia juga meminta agar anak muda dapat berkarir di perusahaan pelat merah.
"Ada 142 BUMN, diberikan 10 persennya untuk anak muda," kata Mardani dalam sambutannya di acara pelantikan pengurus BPP HIPMI, Rafles Hotel Jakarta, Rabu (15/1).
Mantan Bupati Tanah Bumbu ini menyebut, saat ini adalah waktu yang tepat untuk regenerasi kepemimpinan ke generasi milenial. Begitu juga peran para pengusaha senior yang sudah seharusnya menurunkan ilmu dan pengalaman kepada anak muda.
Tanggapan Jokowi
Menanggapi itu, Presiden Joko Widodo dalam sambutannya mengatakan sudah ada beberapa alumni HIPMI yang jadi bagian dari pemerintah. Salah satunya Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.
Jokowi juga telah menitipkan pesan kepada Menteri BUMN Erick Thohir memberikan porsi yang besar kepada pengusaha muda. "Jangan sampai yang ada dikerjakan anak-anak BUMN, anak usaha BUMN, cucu-cucu BUMN, kerjakan oleh swasta-swasta terutama pengusaha muda yang terhimpun di HIPMI," kata Jokowi.
Jokowi melanjutkan, dalam setahun di BUMN mengelola dana hingga Rp2.400 Triliun, angka ini sangat besar jika dibandingkan APBN negara yang mencapai Rp2.500 triliun.
Dari jumlah itu, Jokowi meyakini bisa menaikkan kelas pengusaha. Di mana pengusaha muda bisa naik kelas ke menengah, dan pengusaha kelas menengah naik ke kelas menengah besar.
"Saya sudah titip, tanyakan ke Pak Erick Thohir, tanyakan langsung," kata Jokowi.
(mdk/azz)