LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Hingga November 2022, Pemerintah Habiskan Rp25,99 Triliun Bangun IKN

Hingga November 2022, telah ada 40 kegiatan konstruksi di ibu kota negara baru atau IKN Nusantara senilai Rp 25,99 triliun. Pembangunan IKN Nusantara sudah dimulai sejak 2022 ini dimulai dengan pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan dan fasilitas lainnya.

2022-11-28 21:33:56
Ibu Kota Baru
Advertisement

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUP)R Basuki Hadimuljono mengatakan, hingga November 2022, telah ada 40 kegiatan konstruksi di ibu kota negara baru atau IKN Nusantara senilai Rp 25,99 triliun. Pembangunan IKN Nusantara sudah dimulai sejak 2022 ini dimulai dengan pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan dan fasilitas lainnya.

"Jadi IKN ini memang sudah kita mulai pembangunan prasarana dasarnya, yaitu kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) berupa jalan tol," ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi V DPR RI, Senin (28/11).

Pelaksanaan Lelang Tahun Anggaran 2022 untuk pembangunan di luar KIPP sebanyak 15 kegiatan senilai Rp 10,91 triliun. Sektor Sumber Daya Air (SDA) dengan 3 kegiatan senilai Rp 1,07 triliun, Bina Marga 9 kegiatan Rp 8,75 triliun dan Cipta Karya 3 kegiatan senilai Rp 1,07 triliun.

Advertisement

Sementara, untuk pelaksanaan lelang tahun 2022 di kawasan KIPP zona 1A telah terkumpul 25 kegiatan. Terdiri dari SDA dengan 2kegiatan senilai Rp 690 miliar, Bina Marga 7 kegiatan Rp 1,97 triliun, Cipta Karya 14 kegiatan senilai Rp 11,32 triliun, dan Perumahan 2 kegiatan senilai Rp 1,09 triliun.

Sedangkan, hingga pekan ke-4 November 2022 telah ada 22 kegiatan yang terkontrak. Nilainya mencapai Rp 15,01 triliun. "Terdiri dari sumber daya air 4 kegiatan senilai Rp 1,08 triliun, pembangunan bendungan Sepaku-Semoi yang progresnya sudah 78,7 persen, mudah-mudahan Desember (2022) ini sudah bisa kita selesaikan," terangnya.

Kemudian, Jaringan Pipa Transmisi Sungai Sepaku untuk air baku dengan progres 47,2 persen, dan penyediaan air baku persemaian Mentawir untuk mendukung KLHK mencapai progres 45,9 persen.

Advertisement

Dari kategori Bina Marga, ada 12 kegiatan senilai Rp 8,71 triliun. Di antaranya, pembangunan jalan Lingkar Sepaku dengan progres 45,7 persen. Jalan Tol IKN progres 1 persen, Jalan Sumbu kebangsaan Sisi Barat sebesar 1 persen, Praservasi Jalan Simoang ITCI-Simpanh Riko dengan 66,4 persen.

Kemudian, Praservasi Jalan Simpanh Riko-Jembatan Pulau Balang Bentang Pendek dengan progres 58,8 persen, dan Pengadaan Jembatan Panel Darurat Tahap II dengan progres 17,9 persen.

"Untuk keciptakaryaan ada 5 kegiatan, senilai Rp 4,66 triliun untuk penyiapan land development KIPP tahap I dan tahap II. Land development ini membuat kavling-kavling, cuma kavlingnya tidak dengan pagar tapi dengan menggunakan pohon-pohon, ini untuk menjadi kavling-kavlingnya," ujarnya.

Di sektor perumahan, sedang 22 tower untuk hunian pekerja konstruksi. Saat ini 7 tower sedang dikerjakan dengan progres 36,8 persen. "Jadi ibu bapak sekalian, metode kerja nanti di IKN para pekerja konstruksi tak boleh membuat bedeng-bedeng sendiri, semua di hunian di tower-tower huni seluruh pekerja konstruksi ini," sambung Basuki.

Selanjutnya, Basuki juga menuturkan sejumlah kegiatan yang terkontrak pada November-Desember 2022. Jumlahnya ada 18 kegiatan dengan nilai 9,68 triliun. Pada sektor SDA ada 1 kegiatan senilai Rp 50 miliar, Bina Marga dengan 4 kegiatan senilai Rp 1,59 triliun. Cipta Karya dengan 12 kegiatan senilai Rp 7,08 triliun, serta perumahan dengan 1 kegiatan senilai Rp 51 miliar.

Reporter: Arief Rahman H.

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Menteri PUPR Surati Sri Mulyani Minta Tambahan Rp12,7 T Bangun Jalan di IKN
Minat Investasi IKN Naik 39 Kali Lipat, Pemerintah Buka Area Tambahan
Begini Nasib Jakarta Jika Ibu Kota Negara Sudah Pindah ke Kalimantan
Jakarta Tak Lagi Punya Wali Kota dan Bupati Setelah Tidak Jadi Ibu Kota Negara
Heru dan Suharso Monoarfa Diskusi Nasib Jakarta Usai Tak Lagi jadi Ibu Kota Negara
Pemerintah Tawarkan Proyek Pembangunan Ibu Kota Baru ke Brunei Darussalam

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.