LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Hingga Agustus 2017, 18.800 MW pembangkit listrik siap dibangun

Direktur Pengadaan PT PLN (Persero) Supangkat Iwan Santoso melaporkan perkembangan proyek listrik 35.000 MW. Hingga Agustus 2017, PLN telah menandatangani Power Purchase Agreement (PPA) dengan produsen listrik swasta (IPP) untuk pembangunan pembangkit dengan kapasitas sebesar 18.800 MW.

2017-08-29 18:49:53
Ekonomi Indonesia
Advertisement

Direktur Pengadaan PT PLN (Persero) Supangkat Iwan Santoso melaporkan perkembangan proyek listrik 35.000 MW. Hingga Agustus 2017, PLN telah menandatangani Power Purchase Agreement (PPA) dengan produsen listrik swasta (IPP) untuk pembangunan pembangkit dengan kapasitas sebesar 18.800 MW.

"Per Agustus 2017, sudah ditandatangani 18.809 MW. Khusus untuk IPP yang sudah financial closing 8.748 MW. Yang sudah konstruksi itu 9.563 MW. Yang sudah COD (beroperasi) 590 MW," ungkapnya dalam RDP dengan Komisi VII DPR RI, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (28/8).

"Tapi kami meminta kepada IPP ini untuk melakukan konstruksi sebelum dilakukan financial closing," katanya.

Dia pun menegaskan ada beberapa pengembang atau IPP yang sudah melakukan konstruksi. Selain itu, ada pula proyek yang sudah menunjukkan progres pembangunan yang signifikan.

"Seperti PLTU Jeneponto, 2x250 MW. Fase konstruksi sudah 91,5 persen," tegasnya.

Berikut progres proyek pembangunan pembangkit listrik 35.000 MW:

PLTU Jeneponto (2x250 MW) fase konstruksi (91,5 persen)

IPP PLTU Kaltim-4 (Ekspansi 2, Embalut) fase konstruksi (2,18 persen)

PLTU IPP Kaltim-1 (2x100 MW) fase konstruksi (16,7 persen)

IPP PLTU Jawa-8 (Ekspansi 2 Cilacap, 1.000 MW) fase konstruksi (12,31 persen)

IPP PLTU Jawa-4 (Tanjung Jati B ekspansi, 2x1.000 MW) fase konstruksi (4,34 persen)

PLTU Jawa Tengah Batang (2x950 MW) fase konstruksi (27 persen)

PLTU Kendari-3 (2x50 MW) fase konstruksi (43 persen)

Untuk diketahui proyek listrik 35.000 MW merupakan proyek pemerintah Jokowi untuk membangun pembangkit listrik mencapai 35.000 Megawatt (MW).

Proyek ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Pemerintah pun telah berkomitmen untuk merealisasikan penyediaan listrik sebesar 35.000 Megawatt (MW) dalam jangka waktu 5 tahun (2014-2019).

Advertisement

Baca juga:
Program listrik Jokowi sudah sampai Aceh
Terancam proyek Geotermal
Sulit selamat hutan Gunung Slamet
Intip dampak masalah BUMN panas bumi di proyek listrik Jokowi
Anak usaha PLN bangun PLTGU Tambaklorok Rp 4,8 triliun
Cari dana bangun infrastruktur listrik, PLN segera sekuritisasi aset

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.