LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Hingga 2019, Pertamina target bangun PLTP 1.026 megawatt

Butuh investasi sekitar USD 2,5 miliar.

2015-07-05 13:56:13
Pertamina
Advertisement

PT Pertamina (Persero) akan terus menggenjot pembangunan pembangkit listrik panas bumi (PLTP) berkapasitas total 1.026 megawatt hingga 2019. Untuk itu membutuhkan investasi sekitar USD 2,5 miliar.

untuk mendorong pemanfaatan panas bumi nasional yang saat ini masih berada dikisaran 5 persen dari total sumber daya yang dimiliki.

Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto mengatakan, potensi panas bumi di Indonesia mencapai 28 ribu megawatt (MW). Namun, pemanfaatannya baru sekitar 5 persen.

Advertisement

"Kami ingin mempercepat pemanfaatan panas bumi dengan melaksanakan pengembangan panas bumi di Indonesia," katanya saat peresmian PLTP Kamojang V, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (5/7).

Peresmian pembangkit listrik berkapasitas 35 MW itu menjadi bukti keseriusan Pertamina menggarap energi alternatif tersebut. Padahal, investor lain ogah-ogahan melakukan hal serupa lantaran teradang banyak hambatan.

"Saat investor lain tidak banyak tergerak karena berbagai hambatan yang dialami, kami terus berinvestasi di sektor panas bumi salah satunya PLTP Kamojang V yang diresmikan oleh Presiden Jokowi hari ini."

Advertisement

Dia mengungkapkan sejumlah proyek PLTP sedang digarap Pertamina, selain Kamojang V. Yakni, Jawa Barat (Karaha 1x30 mw, Lampung (Ulubelu 3 dan 4 2x55 MW), Sumatera Selatan (Lumut Balai 1 dan 2 2x55 MW).

Kemudian, Sulawesi Utara (Lahendong 5 dan 6 berkapasitas 2x20 MW dan pembangkit skala kecil 2x5 MW). Lalu Sumatera Utara (Sibayak 1x5 MW), Bengkulu (Hululais 1 dan 2 2x55 mw, dan Jambi (Sungai Penuh 1 1x55 MW)

"Proyek-proyek tersebut akan mulai beroperasi komersial secara bertahap mulai 2015 hingga 2019," jelas dia.

Diperkirakan, Pertamina bakal bisa mengoperasikan PLTP 907 MW pada 2019. Ini dapat menghemat konsumsi BBM sekitar 43 ribu barel setara minyak per hari.

"Kami terus melakukan optimalisasi local content, dan memperkuat sinergi di antara perusahaan milik negara, hampir seluruh proyek panas bumi yang dikelola oleh PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) dilaksanakan oleh PT Rekayasa Industri,"

(mdk/yud)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.