Himperra target bangun 120.000 unit rumah murah di 2019
120.000 Unit rumah ini nantinya akan menyasar tiga kelompok yang menjadi fokus Himperra, yakni masyarakat dengan UMR Normal atau Rp 4 juta, masyarakat yang bekerja di sektor informal, dan masyarakat dengan UMR rendah, yakni di bawah Rp 2 juta.
Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) berkomitmen untuk mendukung pembangunan rumah bersubsidi. Tahun depan, pihaknya menargetkan membangun 120.000 rumah.
Ketua Umum Himperra, Harry Endang Kawidjaja, mengatakan angka itu sekitar 60 sampai 70 persen dari total capaian Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Subsidi Selisih Bunga (SSB) yang tahun lalu hanya tercapai sebesar 220.000 unit.
120.000 Unit rumah ini nantinya akan menyasar tiga kelompok yang menjadi fokus Himperra, yakni masyarakat dengan UMR Normal atau Rp 4 juta, masyarakat yang bekerja di sektor informal, dan masyarakat dengan UMR rendah, yakni di bawah Rp 2 juta.
"Tahun depan kami berkomitmen berkontribusi sebesar 120.000," ungkap Endang di Kementerian PUPR, Jakarta, Sabtu (25/8).
Endang mengatakan sejauh ini, hambatan bagi masyarakat dalam proses kepemilikan rumah adalah proses akad. "Menjual rumah sederhana mudah, tapi masalahnya di akad. Mungkin kita akan membantu dari DPP ke DPD agar penyaluran kredit lancar," kata dia.
Pemerintah, khususnya Kementerian PUPR menyambut positif berdirinya Himperra. Asosiasi ini diharapkan mampu mengerek capaian program satu juta rumah.
"Himperra diharapkan menjadi motor baru dalam mendukung pengadaan perumahan bagi masyarakat Indonesia," kata Sekretaris Ditjen Pengadaan Perumahan Kementerian PUPR, Dadang Rukmana.
Dadang menyampaikan hingga saat ini program sejuta rumah tahun 2018 sudah mencapai sekitar 600.000 unit. "Hampir 600.000 target kita 1 juta. Harapannya Himpera jadi penggerak dalam mencapai 1 juta rumah di tahun nanti saya tagih ini," tegasnya.
Baca juga:
Survei: 87 persen pencari rumah pertimbangkan jarak rumah ke sarana transportasi umum
Beli rumah subsidi, masyarakat berpenghasilan rendah dapat asuransi ini
Kementerian PU-PR bangun 582.638 unit rumah murah per 20 Agustus
BTN: Sektor perumahan masih kuat dan minim terdampak ekonomi global
Genjot program satu juta rumah, BTN kembali gelar Properti Award 2018
Pemerintah kembangkan rumah anti gempa dengan teknologi RISHA
Dana FLPP berkurang, backlog rumah turun 5,4 juta pada 2019