Hilang Devisa Nasional Saat Tiket Pesawat Mahal
Wakil Ketua Umum Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo), Rudiana, mengatakan mahalnya harga tiket pesawat rute domestik membawa sejumlah dampak. Secara jangka panjang, tingginya harga tiket pesawat juga akan menggerus devisa. Saat ini harga tiket rute luar negeri jauh lebih murah dibandingkan rute domestik.
Wakil Ketua Umum Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo), Rudiana, mengatakan mahalnya harga tiket pesawat rute domestik membawa sejumlah dampak. Secara jangka panjang, tingginya harga tiket pesawat juga akan menggerus devisa.
Rudiana menjelaskan, saat ini harga tiket rute luar negeri jauh lebih murah dibandingkan rute domestik. Hal ini tentu mendorong masyarakat untuk berwisata ke luar negeri.
"Bisa. Banyak. Sekarang sudah terasa, yang keluar negeri akan lebih banyak dari pada dalam negeri. Kenapa? Dalam negeri wisatanya mahal kok. Jadi ini dampak yang mesti dilihat ke depan," kata dia saat dihubungi Merdeka.com, Rabu (15/5).
Meskipun belum dapat memberikan angka rinci terkait peningkatan rute penerbangan luar negeri setelah kenaikan harga tiket pesawat, dia mengatakan dari pengakuan anggota asosiasi penjualan tiket penerbangan domestik sedang lesu.
"High season ini tidak semeriah tahun lalu. Tidak lebih bagus dari tahun lalu. Tapi otomatis kalau liburan panjang keluar negeri itu jadi opsi yang lebih menarik dengan harga sekarang dalam negeri lebih tinggi," jelas dia.
"Kalau diam terus pemerintah akan terjadi stagnasi ekonomi secara umum. Harus dipikirkan adalah mengenai multiplayer effect, hotel-hotel akan sepi, tempat-tempat kunjungan akan sepi, restoran-restoran yang di tempat destinasi akan sepi," imbuhnya.
Karena itu, dia mengharapkan pemerintah dapat menemukan penyelesaian atas polemik tingginya harga tiket pesawat terbang. "Ini mesti dipikirkan. Mungkin orang berpikir ini Lebaran tinggi (high season), tapi kalau tetap harga tinggi orang tidak akan terbang. Akan belinya ke luar negeri," ujar Rudiana.
"Ini yang mesti jadi PR bersama. Jadi jangan mau menang-menangan juga airline. Tapi kalau untuk kenaikan tiket pesawat kami setuju. Tapi jangan terlalu frontal begini," tandasnya.
Baca juga:
Antisipasi Kerugian, Agen Perjalanan Perbanyak Jual Tiket Luar Negeri
Tarif Batas Atas Turun, Harga Tiket Pesawat Terpantau Masih Mahal
TBA Tiket Pesawat Turun, Garuda Indonesia Sebut Maskapai Bakal Tutup Rute Sepi
Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Turun, Garuda Indonesia Pangkas Layanan ke Penumpang
Menengok Sisi Lain dari Mahalnya Harga Tiket Pesawat
Penurunan Tarif Batas Atas Dinilai Bisa Naikkan Permintaan Tiket Pesawat
Tiket Pesawat Mahal, Penggunaan Bus Antar Kota Meningkat 300 Persen