Hatta bantah Dirut Pertamina bakal hijrah ke BKPM
Tenaga Karen masih dibutuhkan di Pertamina khususnya menjelang kenaikan harga BBM bersubsidi agar proses berjalan mulus.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menepis isu bahwa pemerintah sudah menemukan calon kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang baru sepeninggal Chatib Basri. Sempat beredar kabar, Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan bakal mengisi posisi tersebut.
Hatta membantah Karen menjadi calon kuat. Alasannya, pemerintah sedang bersiap menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Kinerja Karen yang bagus selama ini di Pertamina tetap diperlukan agar proses kenaikan harga premium dan solar bersubsidi berlangsung mulus.
"Bu Karen itu Dirut pertamina, Pertamina itu penting sekali posisinya, apalagi kita menghadapi kenaikan BBM, kita butuh menjaga suplai," kata Hatta usai membuka Indonesia Banking Expo di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Kamis (23/5).
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini sekaligus membantah Menteri Keuangan Chatib Basri yang baru dilantik merangkap jabatan sebagai Kepala BKPM. Dia mengatakan tugas-tugas harian di lembaga pengelola investasi itu selama masa-masa kosong ini dijalankan oleh deputi-deputi bidang masing-masing.
"Kan wakilnya yang jalan," ucapnya.
Hatta mengelak saat ditanya apakah dirinya sudah mengajukan nama kandidat kepala BKPM. Dia pun mengatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih menimbang segala kemungkinan calon. Meski belum ada kandidat potensial, Hatta yakin, proses penggantian Kepala BKPM bisa berjalan cepat.
"(Penunjukan kepala) BKPM secepatnya lah pokoknya, kalau kita meramal tidak tepat, tapi, bapak presiden belum menentukan calon, saya juga belum (mengusulkan)," tandasnya.
(mdk/bmo)