Hati-hati Buat Mudik Natal, 5.000 Bus Tak Lolos Uji Kelaikan
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setyadi mengatakan, rampchek dilakukan regulator dan operator bus, saat ini rampcheck telah dilakukan pada 13.883 bus reguler dan pariwisata dari target 15 ribu bus reguler dan pariwisata.
Kementerian Perhubungan telah melakukan inspeksi keselamatan armada bus (rampcheck) yang akan mengantarkan masyarakat ke wilayah tujuan saat libur natal dan tahun baru (nataru). Hasilnya ada 5 ribu bus yang tidak lolos uji.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setyadi mengatakan, rampchek dilakukan regulator dan operator bus, saat ini rampcheck telah dilakukan pada 13.883 bus reguler dan pariwisata dari target 15 ribu bus reguler dan pariwisata.
"Di 2019 kita juga gelar rampcheck yang diselenggarakan operator sendiri. Jadi rampcheck mandiri supaya ada tanggung jawab operator siapkan kendaraan baik," kata Budi di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (16/12).
Dari hasil rampcheck tersebut, ada 5 ribu armada bus yang tidak lolos uji. Dia pun mengimbau, masyarakat untuk lebih selektif menggunakan bus dan memastikan bus yang ditumpangi sudah lolos uji.
"Yang tak lolos 5 ribuan nanti ada perbaikan sehingga rampcheck lagi, sekarang yang lolos 8 ribuan," tuturnya.
Penyebab Bus Tak Lolos Uji
Direktur Sarana Transportasi Jalan, Sigit Irfansyah mengungkapkan, ada dua penyebab bus tidak lolos uji yaitu tidak memenuhi ketentuan teknis karena KIR mati sehingga rampchek rutin tidak dilakukan dan administrasi berupa izin pengoperasian bus yang mati. Selain itu, juga belum dipenuhinya peralatan pendukung keselamatan.
"Mereka segera malakukan KIR teknis di lapangan. Kedua masalah administrasi perizinan belum perpanjang izin atau memang belum terdaftar," tandasnya.
Sumber: Liputan6.com
(mdk/idr)