Hasil budidaya ikan hias Indonesia laku hingga Jepang dan Eropa
Budidaya ikan hias ini dikelola oleh Kelompok Nelayan Mina Lestari Desa Les Tejakula.
Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Buleleng Bali, menyebutkan hasil budidaya ikan hias nelayan di daerah itu diminati pasar mancanegara di kawasan Asia dan Eropa.
"Para nelayan yang bekerja sama dengan pihak swasta mengirim berbagai jenis ikan hias ke pasaran Jepang dan beberapa negara di kawasan Eropa," kata Kepala Diskanla Buleleng, Made Arnika seperti ditulis Antara, Minggu (10/4).
Budidaya ikan hias dikelola oleh Kelompok Nelayan Mina Lestari Desa Les Tejakula, di mana anggotanya adalah sebagian besar nelayan yang biasa mencari ikan di wilayah laut bagian timur Buleleng.
Made Arnika menyebutkan, ada tiga jenis ikan yang dibudidayakan, yakni banggai, 'leter six' dan udang hias. "Mungkin kedepannya ada penambahan beberapa jenis ikan hias budidaya laut lain," imbuhnya.
Kalangan nelayan lebih dahulu menangkap beberapa jenis ikan hias di laut baru kemudian dibudidayakan dengan metode pengembangbiakan bekerja sama dengan pihak swasta.
Budidaya ikan hias sangat positif karena dapat meningkatkan jumlah ikan hias di lautan lepas, di mana jumlahnya saat ini terus saja merosot.
Di Indonesia sendiri, budidaya ikan hias masih sangat minim dan pihaknya memberikan apresiasi serta dukungan untuk nelayan agar terus meningkatkan kuantitas dan kualitas budidayanya.
"Nelayan kami artinya membaca peluang. Kami yakin bisnis ini akan berkembang pesat serta mampu mengangkat taraf hidup nelayan kami menjadi lebih baik lagi kedepannya," ujar Arnika.
Baca juga:
Menteri Susi harap perbankan pangkas suku bunga kredit
Cegah modal asing, Menteri Susi tegaskan tangkap ikan hak nelayan RI
Menteri Susi: Mau turunkan saya tinggal minta sama presiden
Jokowi disebut berulang kali minta Menteri Susi evaluasi kebijakan
Menteri Susi: Banyak kapal asing incar perairan Indonesia
Menteri Susi: Reformasi perikanan tak mudah, tapi harus dilakukan
Menteri Susi: Sekarang yang punya ikan hanya Indonesia