Hari minggu besok, skytrain Bandara Soekarno-Hatta dibuka untuk umum
PT Angkasa Pura II memastikan kereta tanpa awak atau skytrain akan beroperasi pada Minggu (17/9. Keputusan ini menyusul telah diterbitkannya sertifikasi skytrain setelah lulus uji coba dan verifikasi dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI.
PT Angkasa Pura II memastikan kereta tanpa awak atau skytrain akan beroperasi pada Minggu (17/9. Keputusan ini menyusul telah diterbitkannya sertifikasi skytrain setelah lulus uji coba dan verifikasi dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI.
Manager Humas Bandara Soekarno Hatta, Dewandono Prasetyo Nugroho, menegaskan, pengoperasian sementara skytrain ini baru akan melayani rute dari terminal 3 ke terminal 2. Nantinya, skytrain akan melintasi seluruh terminal di Bandara Soekarno Hatta dan berakhir di integrated building.
Prasetyo menjelaskan, integrated building merupakan bangunan yang akan dipersiapkan layaknya stasiun intermoda untuk skytrain. Bangunan ini nantinya akan digunakan juga untuk bus bandara dan kereta api bandara.
"Alhamdulillah sertifikat untuk keretanya sudah terbit kemarin. Selanjutnya sertifikasi untuk sarana prasarananya skytrain akan keluar Sabtu," ujar Prasetyo, Jumat (15/9).
Menurutnya, sertifikasi kereta tanpa awak ini didapat usai pengujian yang dilakukan selama satu bulan. Pengoperasiannya dilakukan dari terminal 3 ke terminal 2 dan sebaliknya, dengan jarak tempuh 1,7 kilometer (Km).
Rencananya pengoperasian Skytrain akan memiliki rute tempuh dari terminal 3 ke terminal 2 ke terminal 1 dan menuju integrated building dan langsung mengarah ke terminal 3 kembali.
Nantinya akan ada tiga rangkaian kereta (trainset) yang dioperasikan secara penuh ke seluruh terminal yang ada di Bandara Soekarno-Hatta. Setiap trainset terdiri dari dua gerbong yang akan dioperasikan.
"Satu trainset bisa menampung hingga 176 penumpang di dalamnya," kata Prasetyo.
Dia menambahkan, Headway skytrain akan dimaksimalkan selama lima menit. Sedangkan, untuk waktu tempuh mengelilingi seluruh terminal dan integrated building di bandara sekitar tujuh menit.
Baca juga:
Skytrain Bandara Cengkareng beroperasi 17 September 2017
Sempat tertunda 5 tahun, pembangunan fly over & underpass Bulak Kapal segera dimulai
Pemerintah Jokowi cari instrumen agar masyarakat terlibat bangun infrastruktur
Jokowi: Seandainya MRT dibangun 26 tahun lalu, harga tanah cuma Rp 2 juta/meter
Presiden Jokowi resmikan jalan Tol Jombang-Mojokerto seksi 2
Daftar gerbang tol tak lagi layani transaksi tunai tahun ini