Harga Premium dan Solar bakal kembali berubah pekan depan
Ke depan, pemerintah akan merevisi PP untuk landasan hukum penetapan perubahan harga BBM per dua minggu.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil menyebut pemerintah kembali akan mengumumkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium dan Solar yang baru pada akhir pekan ini.
Sofyan mengatakan, pengoreksian harga BBM periode Januari dan Februari akan dilakukan dua kali dalam sebulan. Hal ini dilakukan karena harga minyak dunia masih terus mengalami penurunan.
"Iya, bahkan sebelum bulan depan tunggu aja. Di Januari dan Februari ini dua minggu sekali, " kata Sofyan di Kantornya, Jakarta, Rabu (14/1).
Demi melancarkan kebijakan ini, pemerintah segera melakukan perubahan pada Peraturan Pemerintah (PP) yang menjadi badan hukum pelaksanaan. Melalui kebijakan ini pemerintah ingin leluasa menggerakkan harga Premium jika terjadi penurunan harga minyak dunia.
"Kalau harga minyak dunia stabil enggak perlu diganti-ganti dong. Kalau naik dan turun baru iya," tegasnya.
Penetapan harga BBM yang akan dilakukan setiap dua minggu sekali dalam satu bulan ini, menurutnya, sesuai dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal penetapan harga diatur oleh pemerintah.
"Iya karena ketentuan MK harga BBM harus ditetapkan pemerintah gak bisa mekanisme pasar maka pemerintah keluarkan 2 minggu sekali," tutupnya.
Baca juga:
Ini penyebab tarif angkutan masih tinggi meski harga BBM turun
4 Komoditas ini harganya bisa tiba-tiba mahal
Jokowi klaim penghapusan subsidi Premium tak akan bebani rakyat
DPR minta Jokowi tak serahkan harga BBM ke mekanisme pasar
Menko Sofyan: Harga Pertamax bisa berubah dua minggu sekali
1 Liter premium di Papua Rp 50.000, jika cuaca buruk Rp 150.000