LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Harga Plastik Naik 80 Persen, Pemerintah Putar Otak Cari Solusi

Pemerintah saat ini sedang merumuskan strategi mitigasi untuk mengatasi kenaikan harga plastik yang disebabkan oleh lonjakan biaya bahan baku.

Selasa, 07 Apr 2026 14:21:00
plastik
Warga menggunakan kantong plastik saat berbelanja di Pasar Tebet Barat, Jakarta, Kamis (6/2/2020). Pemprov DKI telah menetapkan Pasar Tebet Barat dan Pasar Tebet Timur sebagai pasar percontoh (© 2026 Liputan6.com)
Advertisement

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini sedang merumuskan langkah mitigasi terkait lonjakan harga plastik. Kenaikan harga ini disebabkan oleh meningkatnya biaya bahan baku akibat ketidakpastian pasokan global, termasuk dampak dari konflik yang terjadi di Timur Tengah.

Ia menegaskan bahwa situasi ini telah mempengaruhi pelaku UMKM, sehingga pemerintah berupaya untuk menjaga keberlangsungan usaha kecil dan menengah. Saat ditemui di Kantor Kementerian UMKM, Maman mengakui bahwa banyak pelaku UMKM yang telah mengeluhkan kenaikan harga plastik untuk kemasan produk mereka.

"Sudah ada aspirasi yang masuk. Kebutuhan plastik untuk bungkus produk memang naik. Tapi kami akan siapkan mitigasinya," kata Maman, dikutip dari Antara, Selasa (7/4).

Dia menambahkan bahwa Kementerian UMKM akan berkolaborasi dengan Kementerian Perdagangan untuk menentukan langkah-langkah yang tepat dalam mengatasi dampak dari kenaikan harga bahan baku plastik. Mengenai rincian langkah yang akan diambil, Maman berpendapat bahwa saat ini masih terlalu awal untuk menjelaskan sebelum pembahasan teknis selesai.

Advertisement

Harga plastik dalam negeri dilaporkan mengalami lonjakan antara 30 hingga 80 persen, yang dipicu oleh meningkatnya ketegangan konflik di Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS) dan Israel, serta Iran.

Advertisement

Gejolak tersebut telah mengganggu pasokan bahan baku utama plastik dan mendorong kenaikan harga di pasar domestik. Gangguan distribusi nafta, yang merupakan turunan dari minyak bumi, serta lonjakan harga minyak global disebut-sebut sebagai faktor utama penyebab kenaikan ini.

Advertisement
Berita Terbaru
  • Tinggal di Gang Sempit, Intip 8 Potret Kebun Asri dan Kandang Hewan di Rumah Ayu Ting Ting
  • Di Momen Waisak, Prabowo Ingatkan Pentingnya Persatuan di Tengah Dinamika Global
  • Oso Kenang Ryamizard Ryacudu sebagai Sosok Tegas dan Pemberani, Tokoh Besar Militer Indonesia
  • Kenang Ryamizard Ryacudu, Dudung Sebut Sosok Pemimpin yang Menjadi Teladan Prajurit
  • Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Avtur Hingga 10 Persen Mulai 1 Juni 2026
  • harga plastik
  • konflik timur tengah
  • liputan6
  • plastik
Artikel ini ditulis oleh
Editor Henni Rachma Sari
S
Reporter Septian Deny
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.