Harga minyak dunia turun akibat pedagang saling ambil untung
Para analis mengatakan harga minyak berada di bawah tekanan pada Selasa (12/12), karena lonjakan harga minyak pada Senin (11/12) memberi kesempatan bagi para pedagang untuk mendapatkan keuntungan dengan menjual pada tingkat yang lebih tinggi.
Harga minyak dunia turun pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), akibat aksi ambil untung setelah melonjak lebih dari satu persen pada sesi sebelumnya.
Para analis mengatakan harga minyak berada di bawah tekanan pada Selasa (12/12), karena lonjakan harga minyak pada Senin (11/12) memberi kesempatan bagi para pedagang untuk mendapatkan keuntungan dengan menjual pada tingkat yang lebih tinggi.
Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari, turun 0,85 dolar AS menjadi menetap di 57,14 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.
Harga minyak AS dan minyak Brent naik masing-masing 1,10 dan 2,03 persen pada Senin (11/12), karena berita bahwa jaringan pipa utama di Laut Utara Inggris akan ditutup untuk perbaikan.
Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Februari, merosot 1,35 dolar AS menjadi ditutup pada 63,34 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.
Baca juga:
Pemindahan Ibu Kota dari Jakarta sudah di depan mata
Pemerintah targetkan SKB program padat karya selesai sebelum Natal
Siap-siap, produk tak berwujud seperti software dan film kena pajak dan bea masuk
Pedagang Pasar Asemka mulai kebanjiran order pernak-pernik Natal
Penyebab dana desa tak jadi naik 2 kali lipat di 2018 seperti janji Jokowi