Harga minyak dunia naik dipicu meningkatnya permintaan global
Harga minyak terus meningkat pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah laporan terbaru OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) menunjukkan peningkatan permintaan global sedang berlangsung.
Harga minyak terus meningkat pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah laporan terbaru OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) menunjukkan peningkatan permintaan global sedang berlangsung. Demikian dikutip dari Antara.
Dalam laporan bulanan pada Kamis (12/4), OPEC menaikkan perkiraan untuk pertumbuhan permintaan minyak global tahun ini sebesar 30.000 barel per hari (bph) menjadi 1,63 juta barel per hari.
Selain itu, OPEC menyebut produksi kolektifnya turun 201.000 barel per hari menjadi 31,96 juta barel per hari pada Maret dari Februari. Didorong oleh penurunan di negara-negara seperti Venezuela, Arab Saudi dan Libya.
Sekretaris Jenderal OPEC Mohammad Barkindo mengatakan pada Kamis (12/4) bahwa kelebihan pasokan minyak global telah secara efektif menyusut sembilan per sepuluh sejak awal 2017.
Untuk minggu ini, harga minyak mencatat kenaikan mingguan terbesar sejak Juli, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei, menambahkan 0,32 dolar AS menjadi menetap di 67,39 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.
Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni, naik 0,56 dolar AS menjadi ditutup pada 72,58 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.
Baca juga:
Harga minyak dunia naik usai ketegangan AS-China berkurang
Harga minyak mentah Indonesia Maret 2018 naik jadi USD 61,87 per barel
Perang dagang AS-China picu penurunan harga minyak dunia
Harga minyak dunia naik jelang keluarnya data persediaan AS
Harga minyak dunia naik pasca rig pengeboran AS menurun
Harga minyak dunia turun tipis tertekan pelemahan ekuitas dan kenaikan persediaan AS
Aksi ambil untung buat harga minyak dunia kembali turun