Harga minyak dunia naik dipicu gangguan produksi Libya
Laporan media yang ditulis Antara mengatakan, produksi pada ladang Sharara dan Wafa di Libya barat telah diblokir oleh faksi-faksi bersenjata, sehingga mengurangi produksi minyak negara itu sekitar sepertiganya.
Harga minyak dunia bergerak naik pada Selasa (Rabu pagi WIB). Kenaikan harga dipicu laporan yang menunjukkan produksi minyak Libya terganggu, sehingga memperlemah kekhawatiran tentang melimpahnya pasokan global.
Laporan media yang ditulis Antara mengatakan, produksi pada ladang Sharara dan Wafa di Libya barat telah diblokir oleh faksi-faksi bersenjata, sehingga mengurangi produksi minyak negara itu sekitar sepertiganya.
Para analis mengatakan, berita tersebut untuk sementara mengurangi kekhawatiran tentang kelebihan pasokan minyak global, dan mendukung harga minyak menguat.
Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei, naik USD 0,64 menjadi menetap di USD 48,37 per barel di New York Mercantile Exchange.
Sementara itu, patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Mei, naik USD 0,58 menjadi ditutup pada USD 51,33 per barel di London ICE Futures Exchange.
Baca juga:
Pangkas pajak, aksi Arab Saudi permulus lego Aramco
Harga minyak dunia turun di tengah keraguan pemangkasan produksi
Jonan tepis anggapan Faisal Basri soal skema gross split tak menarik
Ada dana cadangan, Jonan pastikan harga Premium tak naik hingga Juni
Pemerintah akan naikkan target pendapatan migas di APBN-P 2017