Harga minyak dunia kembali turun tertekan kelebihan pasokan
Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli, turun USD 0,54 menjadi menetap di USD 44,20 per barel di New York Mercantile Exchange.
Harga minyak dunia kembali turun pada Senin (Selasa pagi WIB). Penurunan harga terjadi karena kekhawatiran kelebihan pasokan global membebani pasar.
Kenaikan produksi minyak mentah AS terus membebani sentimen para investor. Jumlah rig yang beroperasi di ladang-ladang minyak AS meningkat selama 22 minggu berturut-turut, mencatat kenaikan beruntun terpanjang dalam tiga dekade, perusahaan jasa ladang minyak Baker Hughes melaporkan pada Jumat (16/6).
Harga minyak juga mendapat tekanan dari produksi produsen-produsen lainnya. Produksi minyak Libya telah meningkat lebih dari 50.000 barel per hari menjadi 885.000 barel per hari, setelah perusahaan minyak negara tersebut menyelesaikan perselisihan dengan Wintershall Jerman, menurut Reuters, Senin (19/6).
Analis mengatakan bahwa kenaikan produksi minyak mentah telah mengambil alih sebuah inisiatif yang dipimpin oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) untuk mendukung pasar dengan memangkas produksi mereka.
Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli, turun USD 0,54 menjadi menetap di USD 44,20 per barel di New York Mercantile Exchange.
Sementara itu, patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Agustus, turun USD 0,46 menjadi ditutup pada USD 46,91 per barel di London ICE Futures Exchange.
Baca juga:
Depok dapat 4.000 sambungan jaringan gas rumah tangga
Sopir ancam mogok saat Lebaran, ini respons Pertamina Patra Niaga
Pemerintah imbau tangki kendaraan pemudik Lebaran selalu penuh
Jonan pastikan stok BBM dan LPG aman saat Ramadan & Lebaran
Harga minyak dunia terus naik jelang laporan persediaan AS