Harga Lobster Mutiara Naik Mencapai Rp1,5 Juta per Kg di 2020
Indonesia disebut sebagai salah satu negara pengekspor lobster terbesar, karena wilayah perairannya didominasi oleh terumbu karang yang merupakan habitat terbaik bagi berbagai jenis lobster.
Indonesia disebut sebagai salah satu negara pengekspor lobster terbesar, karena wilayah perairannya didominasi oleh terumbu karang yang merupakan habitat terbaik bagi berbagai jenis lobster.
Pakar crustacea Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Rianta Pratiwi mengatakan, harga lobster di 2020 ada yang mengalami peningkatan dan penurunan.
Seperti harga lobster mutiara mencapai Rp1,5 juta per kg yang sebelumnya Rp900 ribu per kg. Sementara untuk harga lobster pasir mengalami penurunan dari semula Rp700 ribu per kg menjadi Rp390 ribu per kg.
"Seperti lobster bambu biasanya dijual Rp750 ribu per kg tetapi akhir-akhir ini Rp1,2 juta, lobster batik biasanya Rp800 ribu kg menjadi Rp900 ribu, dan lobster mutiara paling mahal apalagi kalau ada event-event tertentu seperti Imlek, Natal dan lainnya," kata Rianta dalam Sapa Media #6 dengan tema Memahami Potensi Lobster dari Perspektif Kelautan dan Sosial, Senin (30/11).
Dia menjelaskan, kenaikan harga ini karena pangsa pasar lobster tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di luar negeri, karena potensi lobster yang mempunyai nilai gizi yang tinggi. Selain itu, keberadaan lobster yang melimpah di perairan tropis menjadikan hewan ini diburu dan ditangkap dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan pasar.
Lantaran lobster dijadikan komoditas ekonomis penting bagi konsumsi lokal dan ekspor. Pemenuhan permintaan pasar yang tinggi mendorong peningkatan upaya penangkapan lobster dari alam.
Menurutnya, perikanan sektor ekonomi juga merupakan salah satu aktivitas yang memberikan kontribusi kesejahteraan terhadap masyarakat nelayan. Berdasarkan pengamatan dan wawancara dengan nelayan dan pengepul lobster di pulau Weh, Sabang.
Faktor yang paling berpengaruh dalam kegiatan penangkapan lobster adalah harganya yang lebih tinggi dibandingkan dengan komoditas perikanan lainnya. "Harga lobster dipengaruhi oleh kualitasnya," ujarnya.
Indonesia mempunyai 7 jenis lobster, yaitu lobster pasir (Panulirus homarus), lobster batik (Panulirus longipes), Lobster batu (Panulirus penicillatus), lobster Pakistan (Panulirus polyphagus), lobster Mutiara (Panulirus ornatus), lobster Bambu (Panulirus versicolor), dan Lobster Batik (Panulirus femoristriga).
Namun, Rianta mengatakan lobster yang memiliki nilai jual tinggi adalah lobster Mutiara, lobster bambu, lobster batik dan lobster pasir.
Reporter: Tira Santia
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Apa yang Salah di Ekspor Benih Lobster?
KPK Tunjukkan Barang Bukti Penahanan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo
Penjagaan Ketat Gedung KKP usai OTT Menteri Edhy Prabowo
Sebelum KPK Tangkap Edhy Prabowo, Bisnis Ekspor Benih Lobster Tengah Diperiksa KPPU
Tengok Alasan Edhy Prabowo Buka Keran Ekspor Benih Lobster Hingga Dicokok KPK
Menteri Edhy Prabowo Telah Diingatkan Hati-Hati Ekspor Benih Lobster