LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Harga Emas Pegadaian Terbaru 18 Januari 2026, UBS dan Galeri24 Kompak Turun

Berikut adalah daftar harga emas Pegadaian, baik yang diproduksi oleh UBS maupun Galeri24, yang berlaku pada hari Minggu, 18 Januari 2026.

Minggu, 18 Jan 2026 10:19:00
logam mulia
Seorang petugas menunjukkan koleksi emas batangan di Galeri 24 Pegadaian, Jakarta, Jumat (25/3/2022). Harga emas yang dijual PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau emas Antam kembali naik. Hari ini (© 2026 Liputan6.com)
Advertisement

Pada hari Minggu, 18 Januari 2026, harga emas yang diproduksi oleh UBS dan Galeri24 di Pegadaian mengalami penurunan. Kedua produk logam mulia tersebut mengalami penurunan harga antara Rp7.000 hingga Rp10.000.

Untuk emas UBS, harga per gramnya kini menjadi Rp2.739.000, turun sebesar Rp10.000 dari harga sebelumnya yang mencapai Rp2.749.000. Sementara itu, harga jual emas Galeri24 juga mengalami penyesuaian, turun Rp7.000 menjadi Rp2.688.000 per gram dari harga sebelumnya Rp2.695.000.

Emas Galeri24 tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Di sisi lain, emas UBS juga dijual dalam ukuran 0,5 gram hingga 500 gram.

Galeri24

  1. 0,5 gram: Rp 1.410.000
  2. 1 gram: Rp 2.688.000
  3. 2 gram: Rp 5.297.000
  4. 5 gram: Rp 13.143.000
  5. 10 gram: Rp 26.216.000
  6. 25 gram: Rp 65.378.000
  7. 50 gram: Rp 130.653.000
  8. 100 gram: Rp 261.177.000
  9. 250 gram: Rp 651.337.000
  10. 500 gram: Rp 1.302.673.000
  11. 1.000 gram: Rp 2.605.344.000

UBS

  1. 0,5 gram: Rp 1.481.000
  2. 1 gram: Rp 2.739.000
  3. 2 gram: Rp 5.437.000
  4. 5 gram: Rp 13.434.000
  5. 10 gram: Rp 26.726.000
  6. 25 gram: Rp 66.685.000
  7. 50 gram: Rp 133.095.000
  8. 100 gram: Rp 266.085.000
  9. 250 gram: Rp 665.016.000
  10. 500 gram: Rp 1.328.471.000

Penyebab Harga Emas dan Perak Turun

Seorang petugas menunjukkan koleksi emas batangan di Galeri 24 Pegadaian, Jakarta, Jumat (25/3/2022). Harga emas yang dijual PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau emas Antam kembali naik. Hari ini © 2026 Liputan6.com

Sebelumnya, harga emas mengalami penurunan lebih dari 1% dalam perdagangan pada hari Jumat (Sabtu waktu Jakarta), 16 Januari 2026. Penurunan harga emas dunia ini terjadi karena investor mulai merealisasikan keuntungan setelah logam mulia tersebut mencapai rekor tertinggi baru-baru ini.

Advertisement

Selain itu, tanda-tanda meredanya ketegangan geopolitik juga mengurangi daya tarik emas sebagai aset safe-haven. Mengutip CNBC, pada Sabtu (17/1), harga emas spot tercatat turun 0,2% menjadi USD 4.606,54 per ounce.

Meskipun demikian, logam mulia ini masih berpotensi untuk menguat dalam dua minggu berturut-turut, dengan kenaikan sekitar 1,9% setelah mencapai puncak rekor USD 4.642,72 pada Rabu pekan ini.

Advertisement

Kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Februari ditutup dengan penurunan 0,6% di posisi USD 4.595,40.

"Ini adalah penurunan umum di kompleks komoditas setelah berminggu-minggu mengalami kenaikan agresif, dengan beberapa aksi ambil untung. De-eskalasi ketegangan Timur Tengah juga telah menghilangkan sebagian premi geopolitik pada emas dan logam lainnya, terutama perak," ujar Analis Marex, Edward Meir.

Penurunan ini menunjukkan bahwa meskipun harga emas sempat melonjak, faktor-faktor eksternal seperti ketegangan geopolitik dan aksi ambil untung dari investor berkontribusi pada fluktuasi harga yang terjadi saat ini.

Ketegangan Geopolitik Meningkat

Seorang petugas menunjukkan koleksi emas batangan di Galeri 24 Pegadaian, Jakarta, Jumat (25/3/2022). Harga emas yang dijual PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau emas Antam kembali naik. Hari ini © 2026 Liputan6.com

Ketegangan di arena geopolitik tampaknya mulai mereda, terutama setelah protes yang berlangsung di Iran juga mengalami penurunan. Dalam konteks ini, Presiden AS, Donald Trump, memilih untuk mengambil sikap menunggu dan melihat, sementara itu, Presiden Rusia, Vladimir Putin, berusaha untuk menengahi situasi di Iran guna meredakan ketegangan yang ada.

Di sektor perdagangan, Amerika Serikat (AS) dan Taiwan berhasil mencapai kesepakatan pada hari Kamis yang lalu. Kesepakatan ini mencakup penurunan tarif pada berbagai ekspor semikonduktor dari Taiwan, serta mendorong investasi baru dalam teknologi AS, meskipun langkah ini berisiko memicu kemarahan dari China.

Di sisi lain, Federal Reserve (the Fed) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap hingga paruh pertama tahun 2026, dengan pemangkasan pertama sebesar 25 basis poin (bps) yang diperkirakan terjadi pada bulan Juni, berdasarkan data yang dihimpun oleh LSEG.

Perkiraan Harga Emas Global

Seorang petugas menunjukkan koleksi emas batangan di Galeri 24 Pegadaian, Jakarta, Jumat (25/3/2022). Harga emas yang dijual PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau emas Antam kembali naik. Hari ini © 2026 Liputan6.com

Emas sebagai aset yang aman sering kali menunjukkan kinerja yang baik saat terjadi ketidakpastian dalam geopolitik dan ekonomi, terutama ketika suku bunga berada pada tingkat rendah. "Saya masih berpikir kita memiliki peluang untuk mencapai USD 5.000 suatu saat tahun ini, diselingi dengan koreksi besar di antaranya," ujar Meir. Hal ini menunjukkan optimisme terhadap potensi harga emas meskipun ada fluktuasi yang mungkin terjadi.

Sementara itu, harga perak spot mengalami penurunan sebesar 3,6% menjadi USD 89,00 per ons. Meskipun demikian, perak masih berada dalam jalur kenaikan mingguan lebih dari 12% setelah mencapai rekor tertinggi sepanjang masa sebesar USD 93,57 pada sesi sebelumnya.

JPMorgan dalam catatannya pada hari Jumat menyatakan bahwa meningkatnya risiko dari pelonggaran pasokan di luar AS, arus keluar ETF, serta permintaan industri yang lebih lemah dan pembatasan perdagangan yang lebih ketat di China, membuat perak rentan terhadap kemungkinan koreksi yang tajam.

Advertisement

Harga platinum spot juga mengalami penurunan sebesar 3,8% menjadi USD 2.303,40 per ons, meskipun masih menuju kenaikan mingguan. Di sisi lain, harga paladium mengalami penurunan sebesar 2,4% menjadi USD 1.831 per ons. Penurunan harga-harga logam mulia ini menunjukkan dinamika pasar yang kompleks dan perlu diwaspadai oleh para investor.

Berita Terbaru
  • Wapres Gibran Janji Benahi Tata Kelola MBG dan Kopdes Merah Putih: Lebih Efisien dan Bebas Korupsi
  • Bestari Barus Klaim Ribuan Orang Login PSI karena Efek Jokowi
  • Dari Mesin Gol hingga Raja Umpan, Inilah Pemain dengan Catatan Statistik Paling Mentereng di BRI Super League
  • Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Pesan Khusus untuk Tahun Depan
  • Pemerintah Dorong Kemitraan Koperasi dengan Swasta untuk Gerakkan Ekonomi Rakyat
  • harga emas
  • konten ai
  • liputan6
  • logam mulia
Artikel ini ditulis oleh
Editor Henni Rachma Sari
A
Reporter Agustina Melani
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.