LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Harga Emas Diramalkan Bisa Sentuh USD 3.000 per Toz di Akhir Tahun 2021

Logam mulia emas kembali mencatatkan nilai tertingginya di tengah pandemi Corona. Di pasar sport harga emas meroket hingga 0,58 persen ke level USD 1.970,81 per troy ounce (toz). Bahkan, di Amerika Serikat (AS) harga emas diparkir ke level USD 1.985,9 per toz setelah pernah menembus hingga USD2.000 per toz.

2020-08-03 07:00:00
Harga Emas
Advertisement

Logam mulia emas kembali mencatatkan nilai tertingginya di tengah pandemi Corona. Di pasar sport harga emas meroket hingga 0,58 persen ke level USD 1.970,81 per troy ounce (toz). Bahkan, di Amerika Serikat (AS) harga emas diparkir ke level USD 1.985,9 per toz setelah pernah menembus hingga USD2.000 per toz pada beberapa waktu lalu.

Dilaporkan CNBC, lonjakan harga emas ini dipicu oleh melemahnya nilai tukar dolar AS tehadap sejumlah mata uang negara lainnya. Bahkan pelemahan nilai dolar dan melonjaknya harga emas menjadi rekor tertinggi sejak bulan Februari 2016 lalu.

Sementara riset Bank of America (BofA), memprediksi lonjakan nilai emas dipengaruhi besar oleh kebijakan Bank Sentral AS yang bersikukuh untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 0 sampai 0,25 persen. Imbasnya mendorong adanya inflasi yang membuat para investor kompak meninggalkan instrumen investasi berupa saham dan turunannya.

Advertisement

Tak tanggung-tanggung, BofA meramalkan harga emas kembali mencapai rekor tertingginya dalam 18 bulan ke depan. Adapun harga logam mulia ini ditaksir bisa mencapai mencapai USD 3000 per toz.

"Dengan mempertimbangkan tingkat suku bunga di level terbawah, yakni 0 persen. Maka harga emas di masa mendatang akan semakin meningkat akibat sentimen dari inflasi yang meningkat," ujar tim riset BofA.

Sayangnya, kemilau dari nilai logam mulia ini tak diiringi dengan perbaikan kondisi ekonomi AS. Sebab, AS resmi jatuh ke dalam jurang resesi setelah tak mampu memerangi pandemi Corona ini

Advertisement

Untuk itu, sejumlah investor di negeri paman Sam kini tengah dihadapkan pada kondisi tidak pasti akibat semakin memburuknya kondisi ekonomi dan politik. Sehingga emas menjadi pilihan aman untuk berinvestasi. Salah satunya jenis emas bullion yang mengalami lonjakan hampir 30 persen di tahun ini.

Baca juga:
Awal Agustus, Harga Emas Antam Melonjak Rp12.000 Jadi Rp1.028.000 per Gram
Harga Emas Jatuh Akibat Aksi Jual Para Investor
Harga Emas Naik Setelah Fed Tahan Suku Bunga Rendah
Hari ini, Harga Emas Naik Rp 3.000 Menjadi Rp 1,016 Juta per Gram
Harga Tembus Rp 1 Juta, Nasabah Pegadaian Ramai-Ramai Jual Emas
Harga Emas Turun Rp 9.000 Menjadi Rp 1,013 Juta per Gram

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.