Hampir 4 Juta Mobil Melintasi Tol saat Arus Mudik & Balik, Kecepatan 77 Km/Jam
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Hendro Sugiatno menyampaikan, realisasi volume lalu lintas di jalan tol pada pergerakan mudik Lebaran tahun ini mencapai 1.918.958 kendaraan.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaporkan hasil monitoring program mudik dan balik Lebaran 2023 sejak 14 April hingga 2 Mei. Hasilnya, total kendaraan yang lalu lalang di jalan tol hampir menyentuh 4 juta unit, tapi waktu tempuh bisa dipersingkat.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Hendro Sugiatno menyampaikan, realisasi volume lalu lintas di jalan tol pada pergerakan mudik Lebaran tahun ini mencapai 1.918.958 kendaraan.
"Ini naik 5,6 persen terhadap 2022, naik 7,1 persen terhadap 2019, dan naik 38,4 persen terhadap lalu lintas normal," ujar Hendro di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (2/5).
Sementara untuk arus balik, Kemenhub mencatat 2.065.831 kendaraan melintas di jalan tol. Angka ini naik 6,5 persen dibanding arus balik Lebaran 2022.
"Untuk total arus mudik dan balik, ada 3.984.789 kendaraan. Ini naik 6,1 persen terhadap 2022, dan naik 9,93 persen terhadap 2019," imbuh Hendro.
Meskipun lalu lintas lebih padat, kecepatan rata-rata di jalan tol saat arus mudik Lebaran 2023 mencapai 72,8 km per jam. Itu naik 15,9 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
Kecepatan rata-rata kendaraan saat arus balik bahkan lebih tinggi mencapai 77,7 km per jam, atau meningkat 12,7 persen terhadap arus balik Lebaran 2022.
"Untuk waktu tempuh mudik 6 jam 4 menit, atau naik 14 persen terhadap 2022. Dan, untuk balik 5 jam 47 menit atau lebih cepat 17,5 persen. Ini diukur dari Kalikangkung Semarang sampai Jakarta," terang Hendro.
Selain via jalan tol, arus mudik lebih padat juga terjadi lewat angkutan penyeberangan Jawa-Sumatera dari Merak menuju Bakauheni. Hendro mengabarkan, jumlah kapal beroperasi naik 16 persen, dan total penumpang juga meningkat 3 persen jadi sebanyak 1,385 juta orang.
Di sisi lain, jumlah kecelakaan hingga korban meninggal dunia selama periode mudik dan balik Lebaran tahun ini juga tercatat turun dibanding sebelumnya.
"Bahwa terjadinya kecelakaan menurun 25 persen jika dibandingkan tahun 2022. Korban meninggal dunia juga mengalami penurunan 44 persen dibandingkan 2022," pungkas Hendro.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com
(mdk/idr)