Hadirkan Ruko Ala New York, Summarecon Serpong Catat Penjualan Rp300 M dalam 2 Jam
Pengembang kawasan elit di Kabupaten Tangerang, Summarecon Serpong bukukan marketing sales senilai Rp 300 miliar untuk penjualan 82 unit ruko dalam kurun waktu 2 jam saja. Kali ini, Summarecon Serpong dengan Downtown Drive-nya, mengembangkan kawasan komersil bergaya kota New York.
Pengembang kawasan elit di Kabupaten Tangerang, Summarecon Serpong bukukan marketing sales senilai Rp 300 miliar untuk penjualan 82 unit ruko dalam kurun waktu 2 jam saja. Kali ini, Summarecon Serpong dengan Downtown Drive-nya, mengembangkan kawasan komersil bergaya kota New York.
Berada di kawasan Scientia Garden, ruko dua dan tiga lantai seharga Rp 3,1 miliar itu, langsung terjual habis.
"Ruko komersil di area Downtown Drive ini dipasarkan mulai dari harga Rp 3,1 miliar, dan dalam 2 jam berhasil membukukan marketing sales senilai Rp 300 miliar atau sebanyak 82 unit ruko," kata Executive Director Summarecon Serpong, Magdalena Juliati, ditulis Senin (3/4).
Menurutnya, tingginya animo masyarakat terutama bagi mereka yang ingin mengembangkan bisnisnya, terus terjadi setelah pandemi COVID-19. Ditambah, daya beli masyarakat membuat para pengusaha baru ataupun yang ingin melebarkan usaha lamanya, semakin membuat penjualan ruko atau tempat usaha bergaya unik, selalu diincar.
"Konsep ini tentunya sangat cocok untuk para pembisnis dengan segala selera dan gaya karena mampu menghadirkan ruang untuk bersantai. Kali ini kami melahirkan produk yang tentunya patut menjadi investasi yang menjanjikan bagi pelaku usaha lewat ruko di area Downtown Drive, yang menghadirkan energi dan kesan mewah khas kota New York ke jantung Summarecon Serpong," ujarnya.
Area Downtown Drive ini nantinya akan menjadi pusat lifestyle yang diharapkan dapat memanjakan setiap kebutuhan customer, lalu akan menjadi pusat perkembangan bisnis. Kawasan ini juga diharapkan akan menjadi game-changer bagi para pebisnis, dengan menawarkan pengalaman bisnis yang berbeda.
"Jadi, tiap sudutnya, dirancang untuk mampu membangkitkan ide terbaik dari para business owner yang ingin meningkatkan kemajuan bisnisnya. Karena tidak hanya ruko biasa namun dilengkapi outdoor terrace di lantai 1, sky terrace atau teras atas di lantai 2, roof deck sebagai opsi untuk menjadi ruang luar," tutur Magdalena.
Reporter: Pramita Tristiawati
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Rusun Khusus Tunawisma di Bambu Apus yang Ramah Bagi Kelompok Rentan
LPKR Raup Pendapatan 2022 Rp14,8 Triliun, Sektor Real Estat Tumbuh 46 Persen
Lippo Cikarang Luncurkan Blok Baru, Harga Unit Mulai dari Rp 257 Juta
Ciputra Raup Rp1,5 Triliun dari Penjualan Citra Garden Serpong
Viral Menyala Merah, Ini Sejarah Menara Saidah yang Telan Biaya Hingga Rp100 M
Kisah Pemilik San Diego Hills, Pernah Jualan Sepeda Hingga Jadi Bankir