LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Gus Ipul minta pemerintah longgarkan aturan impor garam

Seluruh wilayah di Indonesia, termasuk Jawa Timur mengalami kelangkaan garam konsumsi. Akibatnya, saat ini, harga garam meroket tajam. Bahkan, harganya mencapai dua kali lipat dari harga normal. Kelangkaan garam yang terjadi saat ini, merupakan imbas dari tidak menentunya musim yang terjadi sejak 2016.

2017-07-21 20:07:41
Swasembada Garam
Advertisement

Seluruh wilayah di Indonesia, termasuk Jawa Timur mengalami kelangkaan garam konsumsi. Akibatnya, saat ini, harga garam meroket tajam. Bahkan, harganya mencapai dua kali lipat dari harga normal.

Data di Dinas Perdagangan dan Perindustrian Jawa Timur, pada Juli 2014, harga garam konsumsi mencapai Rp 2.984 per kilogramnya. Di Juli 2015, naik menjadi maka Rp 3.308 per kilogramnya. Harga ini kembali naik di Juli 2016, yaitu Rp 3.883, dan pada Juli 2017 kembali naik tajam menjadi Rp 5.792.

Terkait masalah ini, Pemprov Jawa Timur berharap pihak Kementerian Perdagangan dan Kementerian Kelautan dan Perikanan dapat mencarikan solusi untuk para konsumen.

Wakil Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, Jawa Timur adalah sentra garam dan menyumbang 40 persen kebutuhan garam nasional. "Jika garam di Jatim langka, tentu berpengaruh ke daerah lain," ujar Gus Ipul, Jumat (21/7).

Terkait kelangkaan ini, lanjutnya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur juga telah menghubungi seluruh provinsi yang ada di Indonesia, untuk mencari jika ada stok garam. Namun ternyata, stok garam di seluruh daerah juga sudah habis.

Menurut Gus Ipul, kelangkaan garam yang terjadi saat ini, merupakan imbas dari tidak menentunya musim yang terjadi sejak 2016. Akibat panjangnya musim penghujan, petani garam di Jawa Timur hanya mampu menghasilkan 123.873 ton garam dari target produksi 1,2 juta ton.

"Tahun ini, target 1,2 juta ton per tahun juga tidak terpenuhi. Hingga bulan ini, petani di Jatim hanya mampu menghasilkan 689 ton. Padahal, kebutuhan garam konsumsi masyarakat di Jatim, pertahunnya sekitar 150.000 ton," jelasnya.

Dengan minimnya pasokan garam petani, maka garam yang saat ini beredar di pasaran menjadi langka, dan harganya juga mulai mahal. Sebenarnya, lanjut Gus Ipul, impor garam bisa dilakukan. Namun, keinginan impor itu, terkendala peraturan pemerintah, yang hanya bisa dilakukan untuk garam yang kadar Natrium Klorida-nya (NaCL) dibawah 97 persen.

Selama ini, garam dengan kandungan NaCL digunakan untuk garam produksi. Sedangkan, garam konsumsi kandungan NaCL-nya hanya 94-96 persen. "PT Garam sebagai satu-satunya importir yang bisa mendatangkan garam konsumsi juga kesulitan mencari garam dengan kandungan NaCL di bawah 97 persen," kata Gus Ipul.

Beberapa negara lumbung garam saat ini sudah sangat jarang yang memproduksi garam dengan kandungan NaCL di bawah 97 persen. "Karenannya kami minta pemerintah pusat bisa memberikan diskresi agar importir garam konsumsi bisa mendatangkan garam dengan NaCL 97 persen," ujar Gus Ipul.

Jika tak segera mendapatkan diskresi, Gus Ipul kawatir garam konsumsi di Indonesia akan semakin langka. "Akibatnya, harga garam konsumsi akan terus melambung dan membebani masyarakat," pungkasnya.

Advertisement

Baca juga:
Industri teriak, pemerintah diminta segera buka keran impor garam
Indonesia kekurangan garam, industri pengguna susah berkembang
Menteri Rini: Saya tak yakin Dirut Garam lakukan penyimpangan impor
Penyimpangan impor PT Garam rugikan negara Rp 3,5 miliar
Perjuangan para pencari garam di tengah gurun Ethiopia
Wujudkan swasembada garam 2017, dua gudang garam siap digunakan
Penuhi kebutuhan nasional, KKP bangun 6 gudang & satgas impor garam

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.