Gubernur Sebut Proses Vaksinasi Massal di Bali Terhambat karena Proses Distribusi
Kecepatan proses vaksinasi tersebut menunjukkan keseriusan masyarakat Bali untuk segera bangkit dari pandemi. Sayangnya, kata Koster proses vaksinasi ini pun terpaksa terhambat.
Gubernur Bali, I Wayan Koster mengatakan kondisi perekonomian di Bali masih terpuruk akibat pandemi Covid-19. Upaya pemerintah memprioritaskan Bali untuk segera pulih dirasa masih belum maksimal.
Pemerintah pusat baru memberikan intervensi kebijakan pada pengendalian penyebaran virus corona. Program tersebut yakni vaksinasi massal bagi pelaku usaha pariwisata di Bali.
"Vaksinasi massal ini sudah cepat. Sehari bisa sampai 40 ribu orang," kata Koster dalam Sarasehan Akselerasi Pemulihan Ekonomi Nasional - Temu Stakeholders di Bali, Jumat (9/4).
Kecepatan proses vaksinasi tersebut menunjukkan keseriusan masyarakat Bali untuk segera bangkit dari pandemi. Sayangnya, kata Koster proses vaksinasi ini pun terpaksa terhambat.
Hal ini disebabkan terjadi keterlambatan distribusi vaksin. Sehingga diperkirakan pelaksanaannya akan terhambat untuk beberapa waktu ke depan.
"Sekarang ini malah vaksinnya dari pusat yang terhambat, sehingga ini tidak akan berjalan sesuai rencana," kata dia.
Meski begitu, tingkat kesembuhan pasien terpapar Covid-19 sudah semakin membaik. Saat ini persentasenya mencapai 93 persen.
"Angka kesembuhan Covid-19 sekarang sudah mencapai 93 persen," kata dia mengakhiri.
Baca juga:
Sri Mulyani: Indonesia Masuk 10 Besar Negara Lakukan Vaksinasi Terbanyak Dunia
9 April: Kasus Positif Covid Bertambah 5.265, Sembuh 6.277
Bhutan Vaksinasi 470.000 Penduduk Hanya dengan 37 Dokter dalam Sembilan Hari
Vaksinasi Covid-19 untuk Guru di Puskesmas Jatiasih
Masjid Jadi Sentra Vaksinasi Covid-19, Jusuf Kalla Harap Herd Immunity Cepat Target