LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Gita: Hati-hati menaikkan harga gas elpiji

Gita mengingatkan inflasi tahun lalu sudah mencapai 8 persen dan seharusnya tahun ini semakin turun bukan naik.

2014-01-03 16:13:49
Gas Elpiji
Advertisement

Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan angkat bicara terkait kenaikan harga gas elpiji 12 kilogram (Kg) di awal tahun 2014 ini. Menurut Gita, kenaikan harga gas bisa menyebabkan inflasi yang mempengaruhi perekonomian Indonesia.

Gita mengingatkan kepada pemerintah atau pemangku kepentingan lain agar selalu berhati-hati dalam mengambil keputusan yang dampaknya bakal signifikan pada perekonomian dan masyarakat.

"Saat sekarang ini kita harus berhati hati menyikapi apa yang membuahkan inflasi. Inflasi sudah di atas 8 persen tahun kemarin. Jangan sampai naik lagi kan semakin rendah semakin baik," ucap Gita saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Jumat (3/1).

Advertisement

Meski demikian, Gita mengaku belum menghitung berapa besaran inflasi yang akan ditimbulkan dari kenaikan harga gas 12 Kg ini. Gita berjanji dalam waktu dekat akan menyelesaikan hitungan dampak kenaikan harga gas elpiji.

"Saya belum tau kalkulasi inflasi keseluruhan. Saya juga belum tau efek migrasi ke 3 kilogram. Efek inflasi keseluruhan saya belum bisa jawab. Tapi akan segera kami hitung," tutupnya singkat.

Sebelumnya, masyarakat mengeluhkan kenaikan harga gas 12 Kg yang terjadi di awal tahun. Kenaikan harga elpiji 12 Kg membuat agen penjual gas kesulitan dalam menjual tabung gas ukuran itu. Sebab, para pembeli lebih memilih untuk membeli elpiji 3 Kg.

Advertisement

Kenaikan harga, menurut salah satu penjual Elpiji 12 Kg, Amalia (28) sudah terjadi sebelum tahun baru. Pasalnya, dia biasa mengambil harga elpiji 12 Kg Rp 85.000 per tabung dari agen, sedangkan sudah satu minggu ini menjadi Rp 90.000 per tabung.

"Sebelum tahun baru, tadinya beli dari agen Rp 85 ribuan eh naik Rp 90 ribu. Mungkin tempat lain bisa lebih mahal," ujar wanita yang berjualan di Palmerah kepada merdeka.com.

Menurut perempuan asli Betawi ini, kenaikan harga membuat elpiji subsidi 3 Kg lebih laku diserbu konsumen yang sebelumnya merupakan pengguna elpiji 12 Kg.

"Pengaruh sekali, yang tadinya beli yang gede, tiba-tiba konsumen banyak mikir dan beli yang 3 kiloan," jelasnya.

Baca juga:
Harga elpiji 12 kg naik hingga Rp 145 ribu
Irman Gusman sentil Dahlan Iskan soal kenaikan elpiji 12 kg
Elpiji 12 kg mahal, warga Kendal beralih ke kayu bakar
Penaikan harga elpiji nonsubsidi sumbang inflasi 0,13 persen
Harga gas 12 kg mahal, gas 3 kg laris manis

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.