LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Giring Nidji: Sekarang nabung saham tidak semahal dulu

Giring Nidji: Sekarang nabung saham tidak semahal dulu. Alumni SMU 34 Jakarta Selatan ini mengaku memiliki banyak simpanan di berbagai produk keuangan. Selain mudah, lanjut Giring, berinvestasi di produk keuangan juga murah. Presiden Joko Widodo meminta masyarakat mencontoh apa yang dilakukan oleh Giring.

2016-10-31 12:01:37
Investasi
Advertisement

Vokalis Band Nidji, Giring, membagikan pengalamannya dalam menabung dan berinvestasi. Alumni SMU 34 Jakarta Selatan ini mengaku memiliki banyak simpanan di berbagai produk keuangan.

Dikatakan Giring, saat ini dirinya melakukan investasi di beberapa produk keuangan dalam negeri. Sebut saja obligasi negara, saham, emas, reksadana dan banyak lagi. Menurutnya, berinvestasi terhadap produk-produk tersebut tidaklah sulit.

‎"Gampang banget. Sekarang banyak kan gerai-gerai yang menyediakan pelayanan produk keuangan. Kalau saya biasanya transfer dulu baru telpon ke perusahaan yang bersangkutan. Bisa online juga," ujarnya di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Senin (31/10).

Selain mudah, lanjut Giring, berinvestasi di produk keuangan juga murah. Bahkan dia mencontohkan, hanya dengan uang Rp 1,2 juta, sesorang dapat 'memiliki' perusahaan.

"Nabung saham tidak semahal dulu. Itu dulu perlu 500 lembar saham untuk 1 lot. Sekarang sudah 100 lembar per lot. Sekarang sahamnya BBRI harganya Rp 12.000 per lembar. Jadi sekitar Rp 1,2 juta saja kita punya perusahaan Bank Rakyat Indonesia," tuturnya.

Di tempat yang sama, Presiden Joko Widodo meminta masyarakat mencontoh apa yang dilakukan oleh Giring. Meski memiliki penghasilan besar sebagai selebritis, namun dirinya tetap mempersiapkan diri dengan melakukan investasi sejak jauh-jauh hari.

"Tolong ini perlu dicontoh. Punya uang‎ ditabung. Tidak untuk beli konsumtif tapi yang produktif.‎ Ini semua demi kebaikan di masa depan, agar masa depan kita punya jaminan yang baik," pungkasnya.

Baca juga:
Laba Indofood meroket 92 persen jadi Rp 3,24 triliun
Sektor perbankan masih dominasi pasar syariah dunia
Di 2016, pasar modal Indonesia cetak sejumlah rekor
OJK: Tax Amnesty buat IHSG menguat 16,8 persen
Kepastian hukum pasar modal lemah, Indonesia kalah dengan Jepang
Kimia Farma bangun pabrik bahan baku obat pertama di Indonesia
Ekonomi RI membaik, IHSG diperkirakan tembus 6.000 di 2017

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.