LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Geruduk kantor 7-Eleven, eks pegawai tagih pesangon Rp 20,7 miliar

Sekitar 150 eks pegawai 7-Eleven menggeruduk kantor PT Modern International Tbk (MDRN), Matraman, Jakarta Timur, Selasa (26/9). Mereka menuntut hak mereka yang belum dibayarkan semenjak gerainya ditutup pada 30 Juni 2017.

2017-09-26 16:18:11
Bisnis Ritel dan Waralaba
Advertisement

Sekitar 150 eks pegawai 7-Eleven menggeruduk kantor PT Modern International Tbk (MDRN), Matraman, Jakarta Timur, Selasa (26/9). Mereka menuntut hak mereka yang belum dibayarkan semenjak gerainya ditutup pada 30 Juni 2017.

Pantauan merdeka.com, aksi dimulai sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 13.30 WIB. Salah satu eks karyawan, Ade mengatakan bahwa mereka belum menerima pesangon yang telah dijanjikan oleh pihak perusahaan. Selain itu, iuran BPJS pun tak dibayarkan.

"Tadi kita perwakilan delapan orang bertemu dengan pihak manajemen," ujar Ade kepada merdeka.com.

Dalam pertemuan tersebut, eks pegawai mengajukan lima tuntutan kepada pihak manajemen yaitu pesangon, gaji, THR, tunjangan dan BPJS. Pesangon diberikan kepada 279 karyawan tetap sebesar Rp 20,7 miliar.

"Rp 20,7 miliar itu untuk 279 karyawan tetap," tegas Ade.

Sementara itu, untuk gaji Juni 2017 sudah dibayar semuanya meski pembayarannya dilakukan dengan dicicil. Namun, untuk gaji Juli 2017, eks pegawai belum mendapat bayaran sepeser pun.

"Kita closing 30 Juni kan enggak bisa langsung ditinggal begitu saja. Harus dijagain barangnya, diaudit buat serah terima itu belum dibayar gajinya. THR baru setengahnya dan BPJS dari Januari sampai Juni yang dipotong lewat gaji belum dibayarkan," pungkasnya.

Advertisement

Baca juga:
Bos Senayan City soal iklan dijual: Itu tidak benar
Mendag minta toko ritel pasok barang ke warung-warung tradisional
80 persen dari gerai Hypermart buka penjualan online
Mendag sebut gerai Matahari tutup karena sepi pengunjung bukan penurunan daya beli
Tutupnya dua gerai Matahari jadi hal yang wajar dalam bisnis ritel
Sinyal kematian mal dan toko ritel di Indonesia

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.