Genjot program satu juta rumah, BTN kembali gelar Properti Award 2018
BTN Property Award juga menjadi upaya memacu semangat para pengembang untuk memanfaatkan relaksasi berbagai kebijakan di sektor properti yang diberikan Bank Indonesia dan Pemerintah, termasuk relaksasi loan to value (LTV) yang berlaku mulai 1 Agustus 2018.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bertajuk BTN Property Award 2018. Ajang apresiasi bagi para pelaku bisnis properti di Indonesia tersebut digelar untuk terus memacu semangat bersinergi para pengembang terutama dalam mendukung kesuksesan Program Satu Juta Rumah.
Direktur Utama Bank BTN, Maryono mengatakan, dalam rangka mendukung Program Satu Juta Rumah, hingga Juli 2018, pihaknya telah menyalurkan kredit perumahan untuk 541.833 unit rumah. Realisasi tersebut telah mencapai 72,24 persen dari target dukungan Bank BTN atas Program Satu Juta Rumah.
Maryono menjelaskan, untuk mencapai target sebanyak 750.000 unit rumah pada akhir 2018, pihaknya terus menggelar berbagai langkah strategis baik di sisi ketersediaan stok hunian dan lahan (supply) maupun demand. Ajang BTN Property Award yang telah memasuki tahun ke-6 ini, tambah dia, menjadi langkah Bank BTN untuk meningkatkan sinergi dengan para pengembang sehingga akan mampu mendorong di sisi supply.
"Sisi supply menjadi hal penting yang mendukung kesuksesan Program Satu Juta Rumah. Karena itu, melalui BTN Property Award 2018, kami memberikan apresiasi bagi para pengembang dan mitra kerja di Tanah Air yang memiliki kualitas kerja dan profesionalisme tinggi dalam menyediakan rumah berkualitas. Kami meyakini kemitraan yang terjalin dengan baik ini akan mendukung pencapaian target Program Satu Juta Rumah pada akhir tahun nanti," kata Maryono di Jakarta.
Kata Maryono, BTN Property Award juga menjadi upaya memacu semangat para pengembang untuk memanfaatkan relaksasi berbagai kebijakan di sektor properti yang diberikan Bank Indonesia dan Pemerintah, termasuk relaksasi loan to value (LTV) yang berlaku mulai 1 Agustus 2018.
"Berbagai relaksasi kebijakan tersebut menjadi peluang untuk meningkatkan sektor properti apalagi di tengah angka backlog yang masih tinggi."
Adapun, para pengembang yang memeroleh apresiasi dalam BTN Property Award tersebut dinilai dari kontribusinya bagi pertumbuhan kredit yang berkualitas di Bank BTN. Ada beberapa kategori penghargaan yang diberikan Bank BTN yakni Kategori Mitra Pengembang BUMN Properti Nasional, Kategori Mitra Pengembang Swasta Properti Nasional, Kategori Mitra Pengembang Terbaik BTN Syariah Tingkat Nasional, Kategori Pengembang dengan Kontribusi Terbaik Kredit Small and Medium Tingkat Nasional, Kategori Pengembang dengan Kontribusi Terbaik Kredit Komersial Tingkat Nasional, Kategori Pengembang KPR Subsidi Terbaik Tingkat Nasional, Kategori Pengembang dengan Realisasi KPR Non-subsidi Terbesar, dan Kategori Pengembang BUMN dengan Realisasi KPR Non-subsidi Terbesar. Selain bagi para pengembang, dalam acara tersebut, Bank BTN juga memberikan penghargaan khusus Kategori Kemitraan Utama Nasional kepada para mitra kerja perseroan yang telah membantu dalam penyaluran kredit serta pembiayaan perumahan.
Maryono menuturkan, Bank BTN telah bermitra dengan sekitar 10.000 pengembang baik untuk rumah subsidi maupun non-subsidi. Selain meningkatkan kemitraan, emiten bersandi saham BBTN ini juga menggelar berbagai inisiatif lainnya untuk meningkatkan penyaluran KPR.
Di antaranya perseroan memperkuat pemasaran melalui pameran dan kemitraan, meningkatkan lini digital untuk mempermudah pengajuan kredit melalui portal www.btnproperti.co.id, dan membuat portal www.rumahmurahbtn.co.id yang dapat diakses masyarakat yang ingin memiliki rumah lelang dengan harga yang lebih murah.
Bank BTN pun mendirikan Plaza KPR dan HOTLINE KPR, mendirikan Housing Finance Center (HFC) untuk menciptakan pengembang handal, serta mendorong relaksasi ketentuan baik dalam kebijakan KPR, konstruksi, maupun dalam pengadaan lahan.
Bank BTN juga berinisiatif meluncurkan KPR Mikro bagi para pekerja informal mulai dari tukang bakso hingga para tukang ojek online. “Semua hal tersebut menjadi wujud komitmen kami untuk terus menjangkau semakin banyak masyarakat Indonesia memiliki rumah dengan mudah dan terjangkau,” ujar Maryono.
Baca juga:
PUPR dukung SMF terbitkan pembiayaan modal KPR syariah
SMF resmi punya Unit Usaha Syariah
Luncurkan SPO PMK, cara SMF dorong peningkatan pembiayaan perumahan syariah
Genjot program 1 juta rumah, BTN gandeng Pemkab Lebak sediakan 10.000 rumah untuk PNS
1.200 Karyawan Sucofindo bisa ajukan KPR BTN, dapat bunga khusus
Sukseskan program Satu Juta Rumah, BTN telah salurkan kredit Rp 24,25 triliun