LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Genjot produktivitas, JICT tunjuk MTI jadi operator RTGC baru

PT Jakarta International Container Terminal (JICT) secara resmi menunjuk PT Multi Tally Indonesia (MTI) sebagai operator RTGC (Rubber Tired Gantry Crane) di terminal petikemas terbesar di Indonesia itu. Penunjukan MTI juga didasari pada standar kualitas SDM yang dimiliki.

2017-12-13 18:10:28
Pelabuhan
Advertisement

PT Jakarta International Container Terminal (JICT) secara resmi menunjuk PT Multi Tally Indonesia (MTI) sebagai operator RTGC (Rubber Tired Gantry Crane) di terminal petikemas terbesar di Indonesia itu. Penunjukan MTI sebagai operator baru menggantikan PT EMCO Trans Logistik (EMCO) telah melalui proses tender terbuka, transparan dan sesuai standar yang berlaku di JICT.

"Pergantian operator RTGC ini kami lakukan untuk meningkatkan produktivitas dan keamanan kerja di JICT. Ini biasa dalam bisnis dan mari kita semua bekerja lebih keras untuk meningkatkan kualitas layanan agar JICT dapat berkontribusi lebih besar kepada negara," ucap Wakil Direktur Utama JICT Riza Erivan, Rabu (13/12).

Riza optimis, pergantian supplier RTGC ini akan memberikan dampak positif bagi JICT dan pelanggan. Penunjukan MTI juga didasari pada standar kualitas SDM yang dimiliki. Di mana operator yang akan menjalankan RTGC telah memiliki sertifikat surat izin operator (SIO) yang sah.

Operator yang bekerja di MTI sebagian juga merupakan mantan pegawai dari PT EMCO. "Seiring berjalannya waktu para operator yang bekerja di JICT ini akan memiliki kemampuan dan kualitas yang mumpuni. Ketika PT EMCO masuk setahun lalu, pekerja mereka juga tidak memiliki banyak pengalaman," ujar Riza.

Sebagai bagian dari komitmen JICT untuk meningkatkan kualitas layanan dan membuka akses perdagangan menuju dan keluar Indonesia, perusahaan ini baru saja merilis layanan baru yaitu KCS Service (Korea-China-South Asia). Layanan dengan kapal MV Navios Amarnth berbobot 4.300 TEUs ini akan mengarungi rute tujuan intra Asia yakni Dalian - Cingang - Lianyunggang - Kwangyang - Pusan - Shanghai - Nansha - Singapore - Portklang - Jakarta - Surabaya - Manila – Dalian.

Layanan KCS Service dengan operator perusahaan pelayaran asal Prancis CMA CGM memiliki jadwal rutin setiap akhir minggu di terminal JICT. Sebelumnya, JICT dan CMA-CGM telah menjalin kerja sama melalui jasa pelayaran di antaranya SEANE Service, JAX, Chin-1, dan CSJ service.

"Sebagai terminal petikemas terbesar di Indonesia, JICT akan terus meningkatkan standar layanan kepada pelanggan-pelanggan kami. Melalui jaringan yang semakin meluas, pelaku usaha di Indonesia juga dapat membuka pasar-pasar baru dengan lebih efisien," tegas Riza.

Baca juga:
Astra Infra ngotot ingin jadi bagian konsorsium operator Pelabuhan Patimban
Puncak perayaan HUT, IPC gelar malam apresiasi
Menhub harap Sabang jadi pelabuhan transhipment
Oktober 2017, Pelindo III catatkan laba bersih Rp 1,67 triliun
Kemenhub lelang proyek pelabuhan dan bandara ke swasta
Kemenhub bakal batasi kapal beroperasi di Pelabuhan Merak
Pinjaman JICA untuk Patimban sebesar Rp 14,2 T kena bunga 0,1 persen selama 40 tahun

Advertisement
(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.