Genjot produksi bumbu penyedap, Ajinomoto upgrade pabrik di Karawang
Bakal menghabiskan investasi sekitar 2,5 miliar yen atau setara USD 23,3 juta.
Ajinomoto berencana menambah kapasitas pabrik di Karawang, Jawa Barat, tahun depan. Untuk itu, produsen bumbu penyedap masakan asal Jepang tersebut bakal menghabiskan investasi sekitar 2,5 miliar yen atau setara USD 23,3 juta.
Seperti diberitakan Nikkei, hari ini, penambahan kapasitas tersebut membuat Ajinomoti bisa meningkatan produksi bumbu penyedap masakan hingga 80 persen. Ini untuk mengantisipasi pertumbuhan pasar bumbu siap saji di Indonesia.
Diperkirakan, jumlah wanita pekerja di Indonesia terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi. Konsekuensinya, semakin banyak wanita tak punya cukup waktu memasak makanan.
Nah, fenomena tersebut berpotensi meningkatkan permintaan akan bumbu cepat saji.
Ajinomoto memasuki pasar Indonesia 1969. Sejumlah produk populer di kalangan masyarakat Indonesia, seperti: Masako, Sajiku dan, Saori.
Awal tahun ini, Ajinomoto mengumumkan bakal membangun pabrik di Karawang guna menggenjot produksi Masako hingga 30 persen. Pabrik diharapkan beroperasi pada Juli mendatang.
Selain Indonesia, Ajinotomo mengandalkan pasar di Vietnam, Filipina, Thailand, dan Brasil. Dari kelima pasar tersebut, perusahaan berdiri sejak 1917 tersebut berharap bisa mengeruk penjualan sebesar 500 miliar yen pada 2020.
Baca juga:
Waspadai produk kedaluwarsa saat Ramadan dengan tak terbuai diskon
Mulai rendang hingga gado-gado dipamerkan di Maroko
Empat orang ini bertahun-tahun cuma bisa santap satu jenis makanan
Begini cara paling aman dan cepat untuk mencairkan daging beku
Warga sempat takut, ikan di kolam TPA Rawa Kucing aman dimakan