Gempa Palu tak ganggu kegiatan pencarian migas
Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan, infrastruktur pencarian minyak dan gas (migas) yang terletak di sekitar Sulawesi Tengah, tidak terkena dampak gempa bermagnitudo 7,4 yang mengguncang wilayah Palu dan Donggala. Kegiatan pencarian migas di sekitar wilayah tersebut tidak mengalami gangguan.
Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan, infrastruktur pencarian minyak dan gas (migas) yang terletak di sekitar Sulawesi Tengah, tidak terkena dampak gempa bermagnitudo 7,4 yang mengguncang wilayah Palu dan Donggala. Kegiatan pencarian migas di sekitar wilayah tersebut tidak mengalami gangguan.
"Sementara nggak ada gangguan, aman," kata Direktur Jenderal Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Djoko Siswanto di Jakarta, Sabtu (29/9).
Menurut Djoko, infrastruktur pencarian migas pada blok migas yang berdekatan dengan pusat gempa juga dalam kondisi aman. Adapun blok migas yang dekat adalah Blok Sengkang. "Hulu aman tadi, hilir yang kena. Yang dekat Sengkang," ujarnya.
Djoko melanjutkan, selain Blok Sengkang, fasilitas pengolahan gas menjadi gas alam cair (Liqufied Natural Gas/LNG) atau Kilang LNG Donggi Senoro di Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah, tidak mengalami gangguan akibat gempa.
Djoko mengungkapkan, gempa hanya merusak fasilitas hilir migas, yaitu Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) Donggala. Sedangkan kilang minyak tidak ada yang mengalami kerusakan. "Hulu nggak ada. Di Donggi Senoro juga aman. Terminal BBM ada sih,"tandasnya.
Sumber : Liputan6
Reporter : Pebrianto Eko Wicaksono
Baca juga:
BNPB beri penjelasan dampak gempa dan tsunami di Donggala dan Palu
Data sementara kerusakan akibat gempa di Palu dan Donggala versi BNPB
Tsunami di Palu dan Donggala dipicu longsoran sendimen di Teluk Palu
BNPB: Listrik padam dan komunikasi putus di Palu serta Donggala akibat gempa
Telkomsel sebut layanan komunikasi di Sulteng berangsur pulih
Komunikasi terputus, Menkominfo kirim 31 telepon satelit ke Palu dan Donggala
Polda Sulsel terjunkan 200 personel bantu korban gempa di Palu & Donggala