LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

GE luncurkan perangkat lunak turunkan emisi PLTU hingga 11 persen

Fasilitas global ini membantu menciptakan solusi terintegrasi sekaligus menyediakan prediksi dan pengawasan di seluruh dunia. Fasilitas ini sejalan dengan penelitian GE yang menemukan bahwa penerapan yang maksimal solusi perangkat keras dan perangkat lunak dapat mengurangi emisi karbon dioksida hingga 11 persen.

2017-03-06 15:53:07
Pembangkit Listrik
Advertisement

Hari ini, General Electric (GE) meluncurkan Powering Efficiency Center of Excellence (COE), yang mempertemukan para pakar lintas bisnis di bidang energi untuk mengimplementasikan pendekatan solusi perangkat keras dan lunak untuk mendorong efisiensi mesin pembangkit listrik tenaga batubara di dunia guna mengurangi emisi yang dikeluarkan oleh pembangkit tenaga listrik tersebut. Fasilitas global ini membantu menciptakan solusi terintegrasi sekaligus menyediakan prediksi dan pengawasan di seluruh dunia.

"Dengan memadukan pengalaman-pengalaman kelompok pakar lintas bisnis dari Layanan Tenaga Listrik GE, Sistem Listrik Tenaga Uap, Pusat Penelitian Global dan Organisasi-organisasi Pertumbuhan Global, kami menunjukkan kepada para operator cara untuk memenuhi baku mutu emisi dan meningkatkan efisiensi dengan pembangkit listrik tenaga batu bara mereka, baik yang baru maupun yang telah ada,” ujar Executive Sponsor of the Global COE dan Vice President of Product Lines GE Michael Rechsteiner dalam keterangannya di Jakarta, Senin (6/3).

Fasilitas COE ini sejalan dengan penelitian terbaru GE yang menemukan bahwa penerapan yang maksimal solusi perangkat keras dan perangkat lunak dapat mengurangi emisi karbon dioksida (CO2) pembangkit tenaga uap di seluruh dunia hingga 11 persen. Pembangkit listrik tenaga batu bara menghasilkan listrik untuk sekitar 40 persen wilayah di seluruh dunia. Jenis pembangkit listrik tersebut juga menyumbang hampir 75 persen emisi karbon di sektor kelistrikan karena banyaknya pembangkit yang sudah tua dan kurang efisien.

Advertisement

"Keberadaan pembangkit listrik berbahan bakar batu bara tidak akan hilang dalam semalam, dan walaupun GE mendukung penggunaan sumber energi terbarukan yang makin meningkat, kami menyadari perlunya menjadikan pemanfaatan solusi batu bara yang fleksibel dan efisien untuk mengurangi emisi dan memberi pasokan energi yang andal kepada para penyedia listrik. GE memiliki perangkat peningkatan mutu uap dan teknologi pengolahan emisi yang dapat meningkatkan efisiensi hingga 4 persen ketika dipadukan dengan teknologi digital kami," jelasnya.

Pembangkit listrik tenaga batubara terbaru yang dibangun dengan menggunakan teknologi super ultra GE dapat meningkatkan efisiensi hingga 49 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata efisiensi global yang mencapai kisaran 33 persen. Setiap angka efisiensi mengurangi biaya operasional selama usia pakai pembangkit tersebut, pada saat bersamaan menurunkan kadar emisi karbon dioksida hingga sekitar dua persen.

Pembangkit listrik tenaga batubara saat ini bergantung pada jaringan sensor yang rumit, pengatur digital dan alat pengawas untuk mengoperasikan dan mengkoordinasikan sub-sistem mesin pembangkit. Kapabilitas digital dan portofolio sistem kontrol kualitas GE di udara dapat lebih jauh membantu penurunan emisi atmosfer untuk memenuhi peraturan dunia yang paling ketat sekalipun.

Advertisement

Baca juga:
ESDM tetapkan harga listrik PLTU sesuai BPP nasional
Ini isi pokok aturan pemanfaatan batubara untuk pembangkit listrik
BUMN Qatar akuisisi Paiton Energy Indonesia senilai Rp 17 triliun
Swedia kepincut bisnis listrik energi baru terbarukan Indonesia
Indonesia-Swedia sepakat buat harga listrik murah & ramah lingkungan
Akibat layang-layang, listrik di Lubuk Basung 20 kali dipadamkan
Konsorsium Adaro raih pembiayaan bangun PLTU 200 MW Rp 7,2 triliun

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.